55tv.co.id – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli baru-baru ini mengumumkan terobosan penting dalam Program Magang Nasional 2026. Ia menjamin proses pendaftaran yang berlangsung dari 15 hingga 28 Juli mendatang akan sepenuhnya bersih dari praktik percaloan berkat penerapan sistem biometrik canggih. Langkah ini diambil untuk memastikan setiap calon peserta memiliki kesempatan yang setara dan proses rekrutmen berjalan transparan.

Related Post
Penerapan teknologi biometrik menjadi kunci utama dalam upaya Kementerian Ketenagakerjaan mewujudkan seleksi yang lebih akuntabel. Dengan sistem ini, celah bagi oknum calo untuk memanipulasi pendaftaran akan tertutup rapat. Setiap individu wajib mendaftar secara mandiri, menghilangkan keterlibatan pihak ketiga yang tidak bertanggung jawab.

"Kami sudah menggunakan sistem biometrik. Jadi, tidak akan ada lagi calo yang bisa bermain dalam pendaftaran magang. Setiap peserta harus mendaftar sendiri," tegas Yassierli di Jakarta pada Selasa 21 Juli 2026. Pernyataan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk menciptakan lingkungan seleksi yang adil dan jujur.
Sebelum pintu pendaftaran dibuka, Kementerian Ketenagakerjaan juga telah melakukan audit ketat terhadap semua lowongan yang diajukan oleh berbagai perusahaan kementerian maupun lembaga. Proses verifikasi ini sangat krusial untuk memastikan bahwa setiap entitas yang menawarkan program magang memiliki reputasi yang baik dan mematuhi seluruh regulasi yang berlaku. Hal ini menjamin kualitas program dan perlindungan bagi para peserta magang.










Tinggalkan komentar