55tv.co.id – Bursa saham Indonesia dikejutkan oleh kabar mundurnya Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo hari ini Sentimen negatif ini sontak menyeret Indeks Harga Saham Gabungan IHSG yang akhirnya terperosok 0,17 persen atau 10,65 poin mengakhiri perdagangan di level 6.185.

Related Post
Pergerakan pasar menunjukkan dominasi tekanan jual yang kuat Tercatat 360 saham merosot jauh melampaui 318 saham yang berhasil menguat Sementara itu 287 saham lainnya stagnan tanpa perubahan berarti Total nilai transaksi harian mencapai angka fantastis Rp12,1 triliun melibatkan 25,9 miliar lembar saham yang berpindah tangan.

Kondisi merah juga melanda sebagian besar indeks sektoral Sektor energi bahan baku infrastruktur properti transportasi konsumer non siklikal konsumer siklikal dan kesehatan kompak melemah Hanya sektor keuangan industri dan teknologi yang mampu bertahan di zona hijau memberikan sedikit harapan di tengah koreksi pasar.
Di tengah gejolak ini beberapa saham mencatat kenaikan signifikan PT Digital Mediatama Maxima Tbk DMMX melesat 35 persen mencapai Rp216 Disusul PT Saranacentral Bajatama Tbk BAJA yang melonjak 34,55 persen ke Rp222 dan PT Mega Perintis Tbk ZONE menguat 24,75 persen menjadi Rp630.
Namun ada pula yang harus menelan pil pahit Sinarmas Asset Management anjlok 15 persen ke Rp510 PT Puri Sentul Permai Tbk KDTN ambruk 14,55 persen ke Rp376 dan PT Arkora Hydro Tbk ARKO tergerus 10,09 persen bertengger di Rp5.125 Indeks lain pun tak luput dari dampak pelemahan ini Indeks LQ45 turun 0,36 persen ke 612 Indeks JII merosot 0,58 persen ke 369 Indeks IDX30 anjlok 0,32 persen ke 344 dan Indeks MNC36 melemah 0,36 persen ke 267.










Tinggalkan komentar