Terkuak Syarat Biomassa RI Sukses Besar

Terkuak Syarat Biomassa RI Sukses Besar

55tv.co.id – Terungkap sudah rahasia di balik upaya Indonesia memangkas ketergantungan pada energi fosil yang masih mendominasi 90 persen pembangkit listrik nasional. PT PLN Energi Primer Indonesia PLN EPI kini gencar menggenjot pemanfaatan biomassa sebagai solusi krusial. Direktur Biomassa PLN EPI Hokkop Situngkir menggarisbawahi bahwa kesuksesan program co-firing biomassa di Pembangkit Listrik Tenaga Uap PLTU bukan cuma soal potensi biomassa yang melimpah. Melainkan sangat bergantung pada tiga pilar utama yaitu ketersediaan rantai pasok yang efisien standar kualitas bahan bakar yang konsisten dan infrastruktur pengolahan yang andal.

COLLABMEDIANET

PLN EPI sendiri dibentuk dengan misi vital menjamin pasokan energi primer bagi ratusan unit pembangkit listrik di seluruh penjuru negeri. Bayangkan sekitar 200 unit PLTU di 52 lokasi ditambah 200 unit PLTG PLTGU PLTMG dan hampir 800 unit PLTD semuanya membutuhkan pasokan energi yang stabil. Saat ini mayoritas dari pembangkit tersebut masih bertumpu pada batu bara minyak dan gas. Oleh karena itu biomassa hadir sebagai alternatif strategis untuk secara bertahap mengurangi konsumsi energi fosil sekaligus mendukung agenda dekarbonisasi dan pencapaian Net Zero Emissions.

Terkuak Syarat Biomassa RI Sukses Besar
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Hokkop Situngkir menegaskan bahwa seluruh biomassa yang dimanfaatkan PLN EPI berasal dari limbah sisa industri kehutanan perkebunan dan pertanian. Ini berarti tidak ada aktivitas penebangan hutan atau deforestasi yang terlibat. Pendekatan ini memastikan pengembangan biomassa sejalan dengan prinsip keberlanjutan dan ekonomi sirkular. "Kami mengubah residu yang sebelumnya tak bernilai ekonomi menjadi sumber energi alternatif yang memberi nilai tambah bagi sektor kehutanan dan perkebunan tanpa mengorbankan kelestarian hutan" jelasnya. Ini adalah langkah cerdas mengubah sampah menjadi berkah energi.

Melalui proses pengolahan dan pengendalian mutu yang ketat biomassa terbukti mampu memenuhi spesifikasi teknis pembangkit. Ini memungkinkan biomassa menggantikan sebagian konsumsi batu bara tanpa sedikit pun mengurangi stabilitas operasional PLTU. Progres implementasi co-firing PLN EPI terus menunjukkan grafik peningkatan yang signifikan. Sepanjang tahun 2025 perusahaan berhasil menyalurkan sekitar 2,35 juta ton biomassa. Kontribusi ini berdampak pada pengurangan emisi karbon sebesar 2,72 juta ton CO2e.

Ambisi PLN EPI tak berhenti di situ. Target pasokan biomassa dipatok naik menjadi 3,65 juta ton pada tahun 2026 dan melonjak hingga 4,07 juta ton pada tahun 2027. Ini semua demi mendukung implementasi co-firing di 52 PLTU yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Secara kumulatif dari tahun 2023 hingga 2026 PLN EPI telah merealisasikan penyediaan biomassa mencapai angka fantastis 4,77 juta ton. Pasokan ini didominasi oleh biomassa berbasis kayu seperti sawdust sebesar 54,6 persen dan woodchip 22,4 persen yang telah terbukti memenuhi standar bahan bakar pembangkit.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar