55tv.co.id – Menjelang bulan Agustus 2026 perhatian publik tertuju pada pergerakan harga bahan bakar minyak Pertamina Akankah terjadi kenaikan atau justru penurunan mari kita selami lebih dalam.

Related Post
Ada kabar gembira bagi pengguna BBM bersubsidi seperti Pertalite Pemerintah melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia telah memastikan harga Pertalite akan tetap stabil tanpa kenaikan hingga akhir tahun 2026 Komitmen ini disampaikan setelah pertemuan penting dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana pada 28 Juli 2026.

Namun situasi berbeda untuk bahan bakar non-subsidi seperti Pertamax Turbo Pertamina Dex dan Dexlite Harganya sangat rentan terhadap dinamika harga minyak mentah global yang sempat melonjak drastis hingga 100 dolar AS per barel akibat eskalasi ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat.
Meskipun demikian Pertamina Patra Niaga justru telah menerapkan penyesuaian harga turun untuk beberapa jenis BBM non-subsidi Langkah ini berlaku efektif sejak 1 Juli 2026 pukul 00.00 WIB.
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora menjelaskan bahwa penyesuaian ini merupakan hasil evaluasi berkala Perubahan harga selalu mengacu pada pergerakan pasar minyak global pertimbangan aspek fiskal negara serta kondisi daya beli dan perekonomian masyarakat Langkah strategis ini juga telah dikoordinasikan secara erat dengan pemerintah.
Beberapa penyesuaian harga yang signifikan telah terjadi Pertamax Turbo kini dibanderol Rp19.300 per liter dari harga sebelumnya Rp20.750 per liter Pertamina Dex mengalami penurunan dari Rp24.800 menjadi Rp21.150 per liter Sementara itu harga Dexlite kini berada di angka Rp19.700 per liter dari harga awal Rp23.000 per liter.
Masyarakat kini menanti dengan cemas apakah tren penurunan harga BBM non-subsidi ini akan berlanjut di bulan Agustus atau justru kembali merangkak naik mengikuti fluktuasi harga minyak dunia yang sulit diprediksi serta gejolak geopolitik yang terus membayangi.










Tinggalkan komentar