Modus Emas Gila di Bandara Soetta Terbongkar

Modus Emas Gila di Bandara Soetta Terbongkar

55tv.co.id – Jaringan penyelundup emas bernilai puluhan miliar rupiah berhasil dibongkar di gerbang utama Indonesia Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Dalam dua operasi terpisah, aparat gabungan dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Aviation Security (Avsec), serta Kepolisian berhasil menyita total 23,78 kilogram emas murni. Logam mulia ini ditaksir memiliki nilai fantastis mencapai Rp63 miliar, menguak modus operandi yang semakin nekat dan tak terduga.

COLLABMEDIANET

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Djaka Budhi Utama, mengungkapkan detail penindakan pertama yang menyasar tujuh warga negara asing asal Tiongkok. Mereka kedapatan berupaya menyelundupkan emas menuju Hong Kong dengan cara yang sangat tidak lazim. Para pelaku menyembunyikan 41 keping emas berbentuk silinder 24 karat di bagian tubuh intim mereka. Total berat emas yang disita dari modus ‘body insertion’ ini mencapai 17,43 kilogram, dengan perkiraan nilai sekitar Rp46 miliar. Sebuah cara yang sungguh mengejutkan dan berani.

Modus Emas Gila di Bandara Soetta Terbongkar
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Tak hanya itu, penindakan kedua mengungkap praktik penyelundupan yang lebih kompleks, melibatkan oknum staf penanganan darat atau ground handling bandara. Komplotan ini berupaya meloloskan emas kepada penumpang yang hendak terbang ke Dubai melalui Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Dari operasi ini, petugas berhasil menyita tujuh keping emas berbentuk batangan (cast bar) seberat 6,35 kilogram. Logam mulia ini diperkirakan senilai Rp17 miliar dan diamankan dari dua warga negara Indonesia yang terlibat dalam aksi ilegal tersebut. Keterlibatan orang dalam menunjukkan betapa canggihnya jaringan ini beroperasi.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pentingnya peran Bea Cukai sebagai garda terdepan penjaga perbatasan negara. Ia menekankan bahwa aparat harus terus meningkatkan kewaspadaan, kapabilitas, serta mengembangkan sistem pengawasan berbasis risiko. Hal ini mutlak diperlukan mengingat modus penyelundupan terus berevolusi dan semakin beragam, menuntut respons yang lebih adaptif dan proaktif dari pihak berwenang.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar