OJK Pastikan Bank Aman Likuiditas Tetap Kuat

OJK Pastikan Bank Aman Likuiditas Tetap Kuat

55tv.co.id – Otoritas Jasa Keuangan OJK baru-baru ini memastikan kondisi likuiditas industri perbankan nasional berada dalam kategori sangat aman dan memadai. Pernyataan ini muncul di tengah kecemasan pasar terkait rencana penarikan Saldo Anggaran Lebih SAL oleh pemerintah dari bank-bank BUMN atau Himbara serta fluktuasi suku bunga simpanan yang sempat bergejolak.

COLLABMEDIANET

Dian Ediana Rae Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK menjelaskan daya tahan likuiditas perbankan secara umum ditopang oleh rasio-rasio keuangan yang solid. Meskipun ada sedikit penurunan persentase rasio likuiditas akibat laju pertumbuhan kredit yang melebihi pertumbuhan Dana Pihak Ketiga DPK tren ini dianggap wajar karena mencerminkan peran aktif perbankan dalam menggerakkan roda perekonomian nasional.

OJK Pastikan Bank Aman Likuiditas Tetap Kuat
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Data terbaru hingga Juni menunjukkan likuiditas perbankan masih sangat memadai dengan rasio LCR mencapai 18275 persen jauh di atas batas minimal 100 persen. Rasio AL NCD juga berada di angka 10192 persen dan AL DPK sebesar 2308 persen keduanya melampaui batas aman regulator masing-masing 50 persen dan 10 persen. Meski sedikit menurun dari posisi Mei penurunan ini dianggap normal demi mendorong pertumbuhan ekonomi.

Kendati daya tahan likuiditas industri secara keseluruhan dinilai sangat kuat OJK mengakui sebaran likuiditas antarbank bisa berbeda secara individual. Oleh karena itu OJK mengimbau para pelaku industri untuk jeli dalam menyusun strategi mitigasi guna mempersiapkan diri menghadapi penarikan dana besar seperti SAL pemerintah dari bank-bank Himbara.

Dian menambahkan kondisi likuiditas setiap bank dapat bervariasi tergantung pada struktur pendanaan profil bisnis serta strategi pengelolaan aset dan liabilitas yang diterapkan. Ia menegaskan tantangan likuiditas pada beberapa bank tidak mencerminkan kondisi industri secara keseluruhan. OJK pun terus melakukan pemantauan ketat melalui pendekatan pengawasan berbasis risiko untuk menjaga stabilitas sektor keuangan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar