55tv.co.id – Bank Indonesia bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia ASPI resmi merilis Kartu Kredit Indonesia KKI sebuah inovasi pembayaran domestik yang diluncurkan bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia Senin 17 Agustus 2026. Langkah strategis ini digadang akan menjadi pendorong utama penguatan ekosistem ekonomi digital nasional.

Related Post
Kehadiran instrumen pembayaran terbaru ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi transaksi memperluas jangkauan inklusivitas keuangan serta mengukuhkan daya saing pelaku usaha di seluruh penjuru negeri. KKI bukan sekadar alat pembayaran baru melainkan sebuah fondasi untuk masa depan ekonomi digital yang lebih tangguh dan merata.

Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia Destry Damayanti menegaskan bahwa setiap pengembangan dalam industri sistem pembayaran harus berujung pada peningkatan ketahanan ekonomi bangsa dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. Menurut Destry peluncuran KKI ini adalah manifestasi konkret dari komitmen Bank Indonesia dan seluruh pemangku kepentingan industri sistem pembayaran.
"Kebijakan ini kami hadirkan sebagai wujud nyata sumbangsih Bank Indonesia bersama industri sistem pembayaran bagi bangsa Indonesia sekaligus menjadi hadiah kemerdekaan untuk masyarakat" ujar Destry. Ia menambahkan bahwa kebijakan ini dibangun atas prinsip keseimbangan yang menguntungkan masyarakat membuka peluang pertumbuhan bagi merchant serta menciptakan kesempatan baru bagi Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran tanpa mengesampingkan keberlanjutan industri.
Kartu Kredit Indonesia dirancang dengan skema pemrosesan domestik yang unik serta fitur penundaan pembayaran deferred payment. Keistimewaan KKI terletak pada integrasinya yang mulus dengan transaksi berbasis QRIS baik melalui metode pemindaian scan maupun fitur sentuh tap. Inovasi ini diharapkan dapat menyederhanakan proses pembayaran dan mempercepat adopsi transaksi digital di kalangan masyarakat.










Tinggalkan komentar