55tv.co.id – Otoritas Jasa Keuangan OJK kini gencar menggalakkan upaya peningkatan literasi dan inklusi sektor keuangan syariah. Langkah strategis ini ditempuh melalui sinergi erat bersama berbagai pihak terkait. Tujuannya jelas agar masyarakat luas semakin memahami memercayai dan memanfaatkan produk serta layanan finansial berbasis syariah secara cerdas.

Related Post
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono menegaskan pengembangan sektor keuangan syariah bukan sekadar urusan transaksi finansial semata. Lebih dari itu Dicky menekankan bahwa inti dari keuangan syariah adalah pembangunan keadilan kemitraan keyakinan dan kesejahteraan bersama bagi seluruh lapisan masyarakat.

Menurut Dicky percepatan literasi dan inklusi merupakan kewajiban bersama seluruh elemen untuk mewujudkan ekosistem keuangan syariah nasional yang kokoh inklusif dan berkelanjutan. Ia juga menyoroti bahwa industri keuangan syariah di tanah air terus menunjukkan keberadaan dan daya saing yang kuat di kancah global sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam menopang perekonomian domestik.
Dicky juga mengingatkan bahwa indikator kemajuan industri finansial tidak boleh hanya diukur dari perluasan aset atau skala bisnis. Sebaliknya ia menekankan pentingnya melihat kapasitas industri dalam menyebarkan manfaat yang lebih luas disertai standar pelayanan berkualitas prima. "Industri finansial harus tumbuh namun dengan manfaat yang semakin meluas dan kualitas yang terjaga" ujarnya.
Berbagai inisiatif edukasi seperti penyelenggaraan seminar rutin dipandang sebagai instrumen vital. Program-program ini berfungsi menghubungkan pengetahuan menjadi pemahaman mendalam mengarahkan pemahaman tersebut menjadi sebuah pilihan sadar hingga akhirnya membangun optimisme publik bahwa produk keuangan syariah adalah solusi finansial yang benar-benar berkualitas.










Tinggalkan komentar