55tv.co.id – Pemerintah bersama Komisi XI DPR RI baru saja mengunci sejumlah target ambisius untuk Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara RAPBN 2027. Kesepakatan ini mencakup proyeksi pertumbuhan ekonomi yang dipatok pada angka 6 persen serta nilai tukar rupiah yang diperkirakan stabil di level Rp17.500 per dolar Amerika Serikat. Jutaan lapangan kerja baru juga siap menyambut angkatan kerja Indonesia dalam tiga tahun mendatang.

Related Post
Dalam rapat kerja yang berlangsung di Gedung DPR Jakarta pada Rabu 2 September 2026 silam kedua belah pihak menetapkan pilar-pilar ekonomi makro yang fundamental. Selain pertumbuhan ekonomi 6 persen inflasi ditargetkan terkendali pada 2,5 persen. Dari sisi moneter suku bunga Surat Berharga Negara SBN tenor 10 tahun disepakati sebesar 6,9 persen. Angka-angka ini menjadi fondasi bagi stabilitas dan kemajuan ekonomi nasional.

Tak hanya sektor ekonomi Pemerintah dan DPR juga menaruh perhatian besar pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tingkat kemiskinan pada 2027 ditargetkan berada di kisaran 6 hingga 6,5 persen sementara kemiskinan ekstrem diharapkan bisa ditekan hingga 0 sampai 0,5 persen bahkan Nota Keuangan menargetkan nol persen. Di sektor ketenagakerjaan Tingkat Pengangguran Terbuka TPT diharapkan turun menjadi 4,30 hingga 4,87 persen. Lebih menggembirakan lagi pemerintah berambisi menciptakan 2,57 juta hingga 3,49 juta kesempatan kerja baru dengan proporsi lapangan kerja formal mencapai 40,81 persen.
Berbagai indikator kesejahteraan lain turut menjadi fokus. Indeks Modal Manusia ditargetkan mencapai 0,575 dan Indeks Kesejahteraan Petani diharapkan menyentuh 0,8038. Untuk sektor pertanian Nilai Tukar Petani NTP diproyeksikan berada di rentang 126 hingga 128 sementara Nilai Tukar Nelayan NTN dipatok 106 hingga 110. Rasio Gini sebagai pengukur ketimpangan pendapatan juga disepakati pada 0,360 hingga 0,365. Kualitas lingkungan hidup juga tak luput dari perhatian dengan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup ditargetkan mencapai 76,84.
Target-target ini merupakan bagian dari upaya besar Indonesia untuk melesat dari perangkap negara berpendapatan menengah. Pendapatan per kapita Gross National Income GNI pada 2027 ditargetkan mencapai USD5.800 hingga USD5.840 setara dengan sekitar Rp98,54 juta hingga Rp99,22 juta. Sebuah lompatan signifikan yang diharapkan mampu mengangkat taraf hidup seluruh rakyat Indonesia.










Tinggalkan komentar