55tv.co.id – Konsumen bahan bakar minyak di seluruh Indonesia kembali dihadapkan pada penyesuaian harga. PT Pertamina Patra Niaga secara resmi mengumumkan kenaikan tarif untuk sejumlah produk BBM nonsubsidi, efektif mulai Kamis 3 September 2026. Keputusan ini dipastikan akan memengaruhi pengeluaran harian masyarakat yang bergantung pada jenis bahan bakar premium tersebut.

Related Post
Beberapa jenis BBM yang mengalami lonjakan harga signifikan antara lain Pertamax Turbo yang kini dibanderol Rp19.600 per liter, naik dari sebelumnya Rp18.300. Sementara itu, Dexlite melonjak dari Rp19.700 menjadi Rp23.700 per liter. Kenaikan paling mencolok terjadi pada Pertamina Dex, yang kini mencapai Rp25.200 per liter dari harga sebelumnya Rp21.150.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa penyesuaian ini hanya berlaku untuk sebagian produk BBM nonsubsidi. "Kami hanya melakukan penyesuaian harga pada beberapa produk BBM nonsubsidi, yakni Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite," ujarnya. Pernyataan ini menegaskan fokus kenaikan pada segmen bahan bakar berkualitas tinggi.
Tak hanya itu, sehari sebelumnya pada Rabu 2 September 2026, Pertamina juga telah menaikkan harga Pertamax Green 95. Bahan bakar ramah lingkungan ini kini dijual seharga Rp19.150 per liter, setelah sebelumnya berada di angka Rp16.600. Kenaikan ini menambah daftar panjang produk nonsubsidi yang mengalami koreksi harga dalam waktu berdekatan.
Meski demikian, ada kabar baik bagi pengguna beberapa jenis BBM lainnya. Pertamina memastikan bahwa harga Pertamax tetap stabil di Rp15.950 per liter. Demikian pula dengan BBM bersubsidi seperti Pertalite yang bertahan di Rp10.000 per liter, dan Biosolar yang masih dibanderol Rp6.800 per liter. Stabilitas harga ini diharapkan sedikit meringankan beban masyarakat di tengah fluktuasi harga bahan bakar.










Tinggalkan komentar