55tv.co.id – Pemerintah Indonesia menunjukkan komitmen kuat dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan dengan target ambisius: menciptakan 3,49 juta lapangan kerja baru hingga tahun 2027. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa kunci utama pencapaian ini terletak pada peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di seluruh negeri.

Related Post
Dalam upaya mewujudkan visi tersebut, dua program strategis telah digulirkan sebagai tulang punggung inisiatif pemerintah. Magang Nasional dan Pelatihan Vokasi Nasional menjadi fokus utama untuk menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri. "Kami terus berupaya mendekatkan sektor industri dengan program pelatihan dan pemagangan," ujar Yassierli saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Rabu 2 September 2026.

Lebih lanjut, Yassierli menjelaskan bahwa program-program ini dirancang tidak hanya untuk membekali angkatan kerja baru dengan keterampilan yang relevan, tetapi juga untuk mengatasi masalah ketidaksesuaian atau mismatch antara kualifikasi tenaga kerja yang tersedia dengan ekspektasi dunia usaha dan industri. "Tujuan utama program Magang Nasional dan Pelatihan Vokasi Nasional adalah mengurangi mismatch tersebut," tambahnya.
Tahun ini, pemerintah menargetkan partisipasi besar dalam kedua program tersebut. Sebanyak 150 ribu lulusan perguruan tinggi atau fresh graduate diharapkan dapat mengikuti Magang Nasional, sementara Pelatihan Vokasi Nasional menargetkan lebih dari 200 ribu peserta yang merupakan lulusan SMA dan SMK.
Inisiatif ini juga menjadi salah satu program prioritas yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Meskipun target yang ditetapkan cukup besar, pemerintah menyadari bahwa ini adalah langkah awal yang signifikan dalam menjawab kebutuhan total angkatan kerja baru di Indonesia.










Tinggalkan komentar