Chandra Asri Bakal Bikin Indonesia Mandiri

Chandra Asri Bakal Bikin Indonesia Mandiri

55tv.co.id – PT Chandra Asri Pacific Tbk melalui anak usahanya PT Chandra Asri Alkali tengah menggarap sebuah proyek raksasa yang siap mengubah peta industri kimia nasional. Dengan investasi fantastis mencapai lebih dari 14,1 triliun rupiah fasilitas Chlor Alkali Ethylene Dichloride CA-EDC ini digadang-gadang mampu menekan ketergantungan impor dan memperkuat pasokan bahan baku vital di tanah air.

COLLABMEDIANET

Proyek ambisius ini ditargetkan beroperasi penuh pada tahun 2027. Hingga Juli 2026 progres pembangunannya telah mencapai 72 persen sebuah capaian signifikan yang menunjukkan keseriusan Chandra Asri. Danantara Indonesia dan Indonesia Investment Authority INA turut serta sebagai mitra strategis memperkuat fondasi proyek ini.

Chandra Asri Bakal Bikin Indonesia Mandiri
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance Indef Esther Sri Astuti menegaskan pentingnya fasilitas CA-EDC bagi struktur industri Indonesia. Peningkatan produksi domestik untuk bahan kimia krusial seperti soda kaustik dan ethylene dichloride EDC akan memperkokoh ketahanan pasokan bagi industri nasional sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor. Kehadiran fasilitas ini secara langsung akan memperkuat substitusi impor untuk bahan kimia penting tersebut.

Produk yang dihasilkan dari fasilitas ini sangat vital bagi berbagai sektor. Soda kaustik banyak digunakan dalam produksi sabun deterjen hingga pemurnian alumina. Sementara itu EDC menjadi komponen penting dalam industri kimia dan plastik. Ketersediaan bahan baku ini di dalam negeri tidak hanya menjamin kepastian pasokan tetapi juga meningkatkan daya saing industri hilir.

Dampak positif proyek CA-EDC tidak hanya terbatas pada pengurangan impor. Esther menambahkan fasilitas ini juga berperan besar dalam mempercepat hilirisasi industri. Produk-produknya menjadi bahan baku bagi beragam industri mulai dari sabun deterjen pemurnian alumina kertas hingga produk plastik dan konstruksi. Jika rantai pasoknya melibatkan UMKM dan pelaku usaha lokal efek bergandanya akan semakin besar menciptakan lapangan kerja dan ekosistem industri kimia yang lebih kuat.

Dari sisi substitusi impor produksi soda kaustik cair CA-EDC berpotensi menggantikan impor hingga 827 ribu ton per tahun dengan nilai sekitar 4,9 triliun rupiah. Sementara itu produksi EDC direncanakan untuk pasar ekspor dengan potensi menghasilkan devisa hingga 5 triliun rupiah setiap tahunnya. Langkah strategis ini diharapkan mampu membawa Indonesia menuju kemandirian industri yang lebih kokoh.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar