55tv.co.id – Gerbang menuju dunia investasi syariah yang cerdas dan berintegritas kini terbuka lebar bagi mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta PNJ. MNC Sekuritas bersama Galeri Investasi Syariah GIS Bursa Efek Indonesia BEI PNJ baru saja menggelar sebuah inisiatif edukatif bertajuk Sekolah Pasar Modal Syariah SPM Syariah yang dirancang khusus untuk membentuk generasi investor muda yang tidak hanya cerdas finansial namun juga menjunjung tinggi prinsip-prinsip islami.

Related Post
Acara yang berlangsung pada Kamis 3 September 2026 ini mengusung tema "Building Smart Investors through Islamic Capital Market Literacy" sebuah visi untuk membangun investor handal melalui literasi pasar modal syariah. Sesi edukasi ini menghadirkan dua pakar terkemuka di bidangnya yaitu Wildan Syuruq dari Sharia Business Development Bursa Efek Indonesia dan Andri Muharizal selaku Head of Education & Community Partnership MNC Sekuritas yang berbagi wawasan mendalam tentang seluk beluk investasi syariah.

Andri Muharizal menegaskan bahwa kolaborasi edukasi dengan GIS BEI PNJ ini memiliki misi krusial yakni mengukuhkan peran Galeri Investasi sebagai jembatan penghubung antara ranah akademis dan industri pasar modal. Tujuannya jelas membekali para tunas bangsa dengan pemahaman komprehensif mengenai investasi berbasis syariah. PNJ sendiri diakui sebagai salah satu mitra Galeri Investasi binaan MNC Sekuritas yang sangat proaktif dalam menyelenggarakan berbagai program edukasi pasar modal. "Edukasi ini merupakan fondasi awal untuk mencetak investor yang tidak hanya berorientasi pada potensi keuntungan semata namun juga senantiasa mempertimbangkan nilai dan etika dalam setiap keputusan investasinya" terang Andri.
Senada dengan semangat tersebut Ketua Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Jakarta Bambang Waluyo menyuarakan harapannya agar kegiatan edukasi pasar modal syariah semacam ini dapat terus digalakkan. Menurutnya peningkatan inklusi harus sejalan dengan edukasi yang masif. "Pemahaman yang solid akan menjadi perisai bagi mahasiswa dari jerat pihak-pihak tidak bertanggung jawab sekaligus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional serta mewujudkan pasar modal Indonesia yang sehat transparan dan penuh integritas" pungkas Bambang.










Tinggalkan komentar