55tv.co.id – Kabar mengejutkan datang dari langit Jakarta Bandara Internasional Soekarno-Hatta kembali lumpuh total operasionalnya dihentikan paksa. Penyebabnya tak lain adalah sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang membahayakan keselamatan penerbangan. AirNav Indonesia mengumumkan perpanjangan penutupan bandara hingga Minggu 6 September 2026 pukul 17.30 WIB.

Related Post
Keputusan krusial ini terungkap melalui Notice to Airmen NOTAM terbaru A3348/26 yang secara resmi merevisi NOTAM sebelumnya A3346/26. Dalam pembaruan tersebut status Bandara Soekarno-Hatta masih dinyatakan ditutup penuh akibat ancaman abu vulkanik. Informasi ini berlaku efektif sejak pukul 13.23 WIB dengan harapan operasional bisa kembali normal pada sore hari.

Sebelumnya AirNav Indonesia memperkirakan penutupan hanya berlangsung hingga pukul 13.30 WIB. Namun perkembangan kondisi di lapangan memaksa otoritas memperpanjang masa penutupan sekitar empat jam lebih lama dari perkiraan awal. Langkah ini diambil demi menjamin keamanan seluruh penerbangan mengingat potensi gangguan serius dari abu vulkanik.
AirNav Indonesia melalui Indonesia Network Management Center INMC terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi ruang udara dan pergerakan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Pembaruan informasi aeronautika akan segera disampaikan mengikuti setiap perubahan kondisi di lapangan. Para penumpang diimbau untuk terus memantau informasi terkini dari maskapai masing-masing.








Tinggalkan komentar