Inalum Raih Predikat Dunia Siap Guncang Pasar

Inalum Raih Predikat Dunia Siap Guncang Pasar

55tv.co.id – PT Indonesia Asahan Aluminium Persero atau Inalum kini semakin mantap melangkah. Perusahaan pelat merah ini baru saja mengantongi peringkat kredit internasional BBB- dengan outlook stabil dari S&P Global Ratings, sebuah pengakuan yang menjadi pijakan kuat untuk menggenjot proyek hilirisasi aluminium nasional secara masif.

COLLABMEDIANET

Direktur Utama Inalum Melati Sarnita menegaskan bahwa pencapaian peringkat investasi ini bukan sekadar pengakuan semata. Lebih dari itu, ini adalah amanah bagi Inalum untuk terus menjaga kinerja perusahaan dengan prinsip kehati-hatian dan keberlanjutan. Di tengah ambisi ekspansi dan hilirisasi, ia memastikan pertumbuhan perusahaan tidak hanya mengejar skala, namun juga dibangun di atas fondasi operasional yang kokoh, disiplin finansial, serta tata kelola yang transparan dan kuat.

Inalum Raih Predikat Dunia Siap Guncang Pasar
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Dengan dukungan penuh dari MIND ID, Inalum berkomitmen penuh memperkuat rantai nilai aluminium nasional dari hulu hingga hilir. Melati menambahkan, pengembangan SGAR 2 dan Smelter Aluminium 2 bukan hanya untuk meningkatkan kapasitas produksi. Proyek-proyek ini krusial untuk memperkuat kemandirian bahan baku, meningkatkan daya saing industri aluminium di kancah nasional, sekaligus menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi perekonomian Indonesia.

Ke depan, Inalum akan terus menyeimbangkan antara pertumbuhan bisnis, disiplin keuangan, dan keunggulan operasional. Melalui pengembangan rantai nilai aluminium yang semakin terintegrasi, perusahaan bertekad memperkuat daya saing industri dalam negeri, menekan angka ketergantungan impor, dan secara berkelanjutan meningkatkan nilai tambah dari sumber daya mineral Indonesia. S&P Global Ratings sendiri melihat posisi strategis Inalum dalam integrasi Grup MIND ID serta fokusnya pada hilirisasi aluminium sebagai landasan kokoh bagi dukungan berkelanjutan dari induk perusahaan.

Peran strategis Inalum semakin dipertegas melalui pengembangan SGAR 2 dan Smelter Aluminium 2, yang keduanya merupakan bagian integral dari Proyek Strategis Nasional. Proyek-proyek ini didukung penuh oleh pemegang saham utama, baik melalui kemitraan strategis maupun suntikan modal, menunjukkan betapa vitalnya inisiatif ini bagi penguatan industri aluminium nasional. SGAR 2 direncanakan akan menggandakan kapasitas produksi alumina yang ada saat ini, dengan tambahan sekitar 1 juta ton per tahun. Sementara itu, Smelter Aluminium 2 dirancang untuk memproduksi sekitar 600 ribu ton aluminium per tahun, yang akan melipatgandakan total kapasitas smelter aluminium primer Inalum lebih dari tiga kali lipat dari kondisi sekarang.

Pengembangan masif ini diproyeksikan akan mendongkrak kapasitas dan potensi pendapatan Inalum secara signifikan hingga tahun 2030. Kondisi industri yang positif juga diperkirakan akan menjadi katalisator kinerja Inalum dalam satu hingga dua tahun mendatang. Harga aluminium global yang tetap suportif akibat pasokan yang ketat, ditambah volume penjualan stabil dari smelter eksisting, siap menopang pertumbuhan EBITDA perusahaan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar