Jeritan Hati Rakyat Kecil Desil Tinggi Bantuan Sulit Didapat

Jeritan Hati Rakyat Kecil Desil Tinggi Bantuan Sulit Didapat

Ribuan warga membanjiri depan Kantor Kementerian Sosial Jakarta menyuarakan keluh kesah mereka. Mereka menuntut keadilan terkait data pemeringkatan desil yang dianggap tidak sesuai dengan realita ekonomi. Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono turun langsung mendengarkan aspirasi dari masyarakat yang merasa terpinggirkan.

COLLABMEDIANET

Berbagai permasalahan disampaikan langsung kepada para petinggi kementerian. Mulai dari warga yang merasa peringkat desilnya terlalu tinggi padahal kondisi ekonominya sangat memprihatinkan, ada pula yang pernah menerima bantuan sosial namun kini tidak lagi mendapatkannya. Tak sedikit pula yang sudah berulang kali mengajukan penyesuaian data melalui jalur RT RW kelurahan hingga dinas sosial namun tak kunjung membuahkan hasil.

Jeritan Hati Rakyat Kecil Desil Tinggi Bantuan Sulit Didapat
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Salah satu kisah pilu datang dari Mardiana seorang buruh pengupas bawang yang harus menafkahi tiga anaknya. Ia mengaku terdaftar dalam desil 6 sebuah kategori yang seharusnya tidak mencerminkan kesulitan hidupnya. Dengan penghasilan hanya sekitar Rp30 ribu per hari Mardiana harus berjuang keras di tengah keterbatasan. "Saya ini orang susah juga. Rumahnya di pinggir kali Pak" ujarnya lirih kepada Gus Ipul dalam pertemuan pada Jumat lalu.

Kisah serupa juga diungkapkan Sri Sugiarti penghuni Rusun Pesakih Jakarta Barat. Selama 14 tahun menempati rusun tersebut ia belum pernah sekalipun mendapatkan uluran tangan bantuan pemerintah. Kini Sri harus menghentikan aktivitas berjualannya demi merawat suaminya yang terserang stroke. "Saya sudah ke Wali Kota Dinas Sosial. Tapi tetap enggak ada solusi. Terus solusinya bagaimana Bapak Menteri Tolong dibantu" pintanya penuh harap.

Kecemasan juga melanda Julia yang khawatir peringkat desil keluarganya yang berada di rentang 6 hingga 10 akan menghambat akses pendidikan bagi buah hatinya. Deretan kisah ini menjadi potret nyata betapa data desil yang tidak akurat dapat berdampak besar pada kehidupan masyarakat lapisan bawah.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar