Strategi Indonesia Hadapi Era AI

Strategi Indonesia Hadapi Era AI

55tv.co.id – Gelombang teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini tengah melanda berbagai lini kehidupan manusia. Mulai dari cara orang bekerja, model bisnis yang dijalankan, hingga pengembangan layanan digital yang semakin canggih, semuanya mengalami pergeseran fundamental akibat kehadiran AI. Fenomena ini menuntut kesiapan sumber daya manusia yang mumpuni agar Indonesia tidak sekadar menjadi pasar atau konsumen teknologi, melainkan mampu menjadi pemain kunci yang melahirkan inovasi digital di masa depan.

COLLABMEDIANET

Menyadari urgensi tersebut, langkah strategis perlu segera diambil untuk menyiapkan talenta digital nasional. Kesiapan ini menjadi faktor krusial agar Indonesia mampu bersaing dalam ekosistem digital global yang semakin kompetitif. Salah satu upaya nyata untuk membahas arah transformasi ini adalah melalui penyelenggaraan forum teknologi berskala besar.

Strategi Indonesia Hadapi Era AI
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Direktur Digital Business Peruri, Edwin Purwandesi, menegaskan bahwa upaya mengawal transformasi digital nasional merupakan prioritas utama. Hal ini disampaikan dalam keterangannya di Jakarta pada Kamis (24/9/2026). Menurutnya, Indonesia harus memiliki fondasi yang kuat dalam menghadapi disrupsi teknologi agar mampu menciptakan ekosistem digital yang inovatif, aman, dan berkelanjutan.

Salah satu agenda besar yang akan menjadi sorotan adalah Peruri Digital Summit 2026. Forum strategis ini dijadwalkan berlangsung pada 22-23 Oktober 2026, bertempat di Taman Kota Peruri. Acara ini dirancang sebagai wadah kolaborasi yang mempertemukan berbagai elemen penting, mulai dari pemerintah, pelaku industri, akademisi, komunitas teknologi, hingga masyarakat umum.

Dalam forum tersebut, diskusi akan difokuskan pada perkembangan teknologi masa depan yang sangat krusial. Selain membahas peran AI dalam mendorong transformasi di berbagai sektor, agenda penting lainnya mencakup pembahasan mengenai teknologi semikonduktor dan Post-Quantum Cryptography (PQC). Kedua aspek ini dinilai sebagai pilar penting dalam menjaga keamanan dan keberlanjutan ekosistem digital di masa mendatang.

Edwin berharap, melalui forum ini, Indonesia dapat merumuskan peta jalan yang jelas untuk masa depan digitalnya. "Ini merupakan wadah strategis untuk merumuskan masa depan ekosistem digital Indonesia. Kami berharap forum ini menjadi katalis bagi para peserta untuk tidak hanya mendapatkan ilmu yang tak ternilai, tetapi juga membangun jejaring kolaborasi yang inovatif," ungkapnya.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah, akademisi, dan pelaku industri, diharapkan Indonesia dapat mencetak talenta-talenta digital yang tidak hanya mahir menggunakan teknologi, tetapi juga mampu menguasai aspek keamanan siber dan infrastruktur teknologi tinggi. Langkah ini menjadi sangat penting agar Indonesia tidak tertinggal dalam perlombaan teknologi global yang bergerak sangat cepat.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar