Misi Mulia PNM Berdayakan Perempuan

Misi Mulia PNM Berdayakan Perempuan

55tv.co.id – Bagi para perempuan pelaku usaha ultra mikro, suntikan modal bukan sekadar deretan angka di atas kertas. Lebih dari itu, tambahan modal adalah napas baru bagi usaha mereka. Dengan modal tambahan, seorang ibu rumah tangga yang berjualan di pasar dapat menambah stok dagangan, memperluas jangkauan pasar, hingga memastikan roda ekonomi keluarga tetap berputar stabil di tengah tantangan hidup.

COLLABMEDIANET

Semangat pemberdayaan inilah yang terus digaungkan oleh PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM. Melalui langkah strategis terbaru, PNM berkomitmen memperkuat ekonomi perempuan prasejahtera di seluruh pelosok Indonesia melalui penerbitan instrumen keuangan berwawasan sosial, yakni Orange Bond dan Orange Sukuk.

Misi Mulia PNM Berdayakan Perempuan
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Langkah ambisius ini terbukti mendapat sambutan luar biasa dari pasar. PNM berhasil menghimpun dana melalui penerbitan instrumen keuangan berwawasan sosial tersebut dengan total nilai mencapai Rp2,59 triliun. Angka ini menunjukkan antusiasme investor yang sangat tinggi, mengingat jumlah dana yang terkumpul melampaui target awal (oversubscribed) sebanyak 1,73 kali lipat dari target penawaran umum sebesar Rp1,50 triliun.

Dalam aksi korporasi ini, PNM menerbitkan dua instrumen utama. Pertama adalah Obligasi Berwawasan Sosial Orange Berkelanjutan I PNM Tahap IV Tahun 2026 dengan tenor satu tahun dan kupon sebesar 7,05 persen per tahun. Kedua adalah Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial Orange Berkelanjutan I PNM Tahap V Tahun 2026 dengan tenor tiga tahun dan imbal hasil sebesar 7,10 persen per tahun.

Keberhasilan ini menjadi angin segar bagi upaya perluasan akses keuangan bagi perempuan prasejahtera. Melalui instrumen ini, PNM mempertegas kontribusinya dalam mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.

Perlu diketahui bahwa Orange Bond dan Orange Sukuk merupakan instrumen keuangan yang dirancang khusus dengan perspektif gender. Hal ini selaras dengan prinsip Orange Bond Principles, yang menekankan pada alokasi modal yang berorientasi pada pemberdayaan perempuan, penguatan kapasitas ekonomi, keberagaman, serta transparansi yang tinggi.

Strategi ini sangat sejalan dengan lini bisnis utama PNM, yaitu program Mekaar. Program tersebut merupakan ujung tombak PNM dalam memberikan akses pembiayaan langsung kepada perempuan pelaku usaha ultra mikro yang tersebar hingga ke pelosok negeri. Dengan adanya dana segar dari investor, PNM dapat menjangkau lebih banyak perempuan untuk mandiri secara ekonomi.

Menariknya, keberhasilan penerbitan ini diraih di tengah kondisi pasar keuangan global yang penuh ketidakpastian pada awal 2026. Berbagai tantangan seperti fluktuasi harga minyak dunia, konflik geopolitik yang belum mereda, hingga dinamika inflasi dan suku bunga global masih membayangi pasar. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan minat investor untuk menanamkan modalnya pada instrumen yang memiliki dampak sosial nyata seperti yang ditawarkan oleh PNM.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar