Harga Cabai Rawit Melonjak Tajam

Harga Cabai Rawit Melonjak Tajam

55tv.co.id – Kabar kurang sedap datang dari pasar pangan nasional. Memasuki akhir Oktober 2026, masyarakat harus bersiap menghadapi kenaikan harga sejumlah komoditas pokok yang cukup signifikan. Berdasarkan pantauan terbaru, tren kenaikan harga ini merambah hampir ke seluruh lini kebutuhan dapur, mulai dari kelompok bumbu hingga bahan pokok seperti minyak goreng dan beras premium.

COLLABMEDIANET

Kenaikan yang paling mencolok terlihat pada komoditas cabai. Berdasarkan data Informasi Pangan Jakarta, harga cabai rawit merah kini telah menembus angka Rp83.600 per kilogram. Kenaikan ini menunjukkan tekanan inflasi pada sektor pangan yang cukup terasa di tingkat konsumen. Tidak hanya cabai rawit merah, jenis cabai lainnya pun ikut merangkak naik. Cabai merah besar kini dibanderol Rp71.167 per kg, sementara cabai merah keriting menyentuh angka Rp74.333 per kg.

Harga Cabai Rawit Melonjak Tajam
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Kondisi serupa juga dialami oleh cabai rawit hijau yang mengalami lonjakan harga paling drastis dibandingkan jenis cabai lainnya, yakni naik sebesar Rp4.076 sehingga kini dihargai Rp68.133 per kg. Fenomena ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi para pedagang maupun ibu rumah tangga yang harus mengatur ulang anggaran belanja harian mereka.

Selain kelompok cabai, harga daging sapi murni juga mengalami kenaikan sebesar Rp2.350, sehingga kini dibanderol Rp147.667 per kg. Kebutuhan minyak goreng pun tidak luput dari kenaikan, di mana harganya kini berada di level Rp21.780 per liter. Bagi pecinta bumbu dapur, bawang putih dan bawang merah juga mengalami kenaikan harga masing-masing menjadi Rp41.787 per kg dan Rp41.100 per kg.

Di sektor beras, terjadi dinamika harga yang beragam. Harga beras kualitas premium mengalami kenaikan tipis menjadi Rp17.758 per kg, sementara beras kualitas medium naik menjadi Rp14.065 per kg. Namun, ada sedikit angin segar bagi konsumen karena beras jenis IR 64 kualitas I justru mengalami penurunan harga menjadi Rp15.678 per kg.

Meski sebagian besar harga komoditas melonjak, terdapat beberapa bahan pangan yang justru mengalami penurunan harga. Komoditas seperti daging ayam, telur ayam, dan tepung terigu tercatat mengalami penurunan, yang diharapkan dapat sedikit meringankan beban belanja masyarakat di tengah naiknya harga bumbu dan minyak goreng.

Hingga saat ini, masyarakat diimbau untuk tetap bijak dalam mengelola pengeluaran rumah tangga menyusul fluktuasi harga pangan yang masih terjadi di pasar-pasar tradisional maupun modern. Pihak berwenang diharapkan dapat segera melakukan langkah stabilisasi harga agar daya beli masyarakat tetap terjaga.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar