55 NEWS – Sambal Kawani, merek sambal kemasan asal Jakarta, kini semakin melebarkan sayapnya di pasar internasional. Berawal dari usaha rumahan ayam goreng sederhana, kini cita rasa autentik Indonesia berhasil menembus pasar ekspor, khususnya di negara Taiwan. Keberhasilan ini tak lepas dari dukungan Rumah BUMN BRI Jakarta yang berperan penting dalam pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ini.

Related Post
Daniel Hendra, pemilik Sambal Kawani, mengungkapkan bahwa pandemi Covid-19 menjadi titik balik bagi bisnisnya. Sebelumnya, Daniel mengelola restoran ayam goreng di kawasan Kelapa Gading dengan omzet mencapai Rp3,5 juta per hari. Namun, pandemi memaksa banyak orang bekerja dari rumah dan membuat food court sepi, sehingga pendapatan menurun drastis.

"Penurunan omzet ini berlangsung selama berbulan-bulan. Namun, saat pelanggan mulai kembali, saya menyadari bahwa sambal khas kami tetap menjadi daya tarik utama," kata Daniel.
Dari sinilah ide untuk fokus pada produksi sambal muncul. Daniel melihat bahwa sambalnya tidak hanya disukai oleh pelanggan lokal, tetapi juga oleh mereka yang merindukan cita rasa masakan rumahan Indonesia di luar negeri. Dengan dukungan Rumah BUMN BRI Jakarta, Sambal Kawani berhasil meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan pemasaran, dan menembus pasar ekspor. Kisah sukses Sambal Kawani ini menjadi bukti bahwa UMKM Indonesia mampu bersaing di pasar global dengan produk berkualitas dan cita rasa yang unik.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar