55 NEWS – Bursa saham Indonesia diwarnai aksi jual yang cukup dalam pada pekan pertama Juni 2025. Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan adanya 10 saham yang mengalami koreksi harga paling signifikan selama periode 2 hingga 6 Juni 2025. Saham emiten perikanan, PT Era Mandiri Cemerlang Tbk (IKAN), menjadi sorotan utama setelah mencatatkan penurunan harga hingga lebih dari 28%.

Related Post
Saham IKAN ditutup pada level Rp56 per lembar saham, merosot tajam dari posisi sebelumnya di Rp78. Diikuti oleh PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) yang bergerak di bidang teknologi, sahamnya terperosok 27,16% ke level Rp169 dari harga awal Rp232.

Tekanan jual juga menghantam saham PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO), perusahaan yang bergerak di sektor energi, dengan penurunan mencapai 23,73% ke level Rp180 dari sebelumnya Rp236. Saham-saham teknologi lainnya seperti PT Era Digital Media Tbk (AWAN) juga tak luput dari koreksi, tercatat turun 16,13% ke Rp260.
Bahkan, saham perbankan syariah sebesar PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) turut merasakan dampak negatif, dengan penurunan sebesar 14,33% ke level Rp2.570 dari Rp3.000. Selain itu, saham PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) dan PT Woori Finance Indonesia Tbk (BPFI) masing-masing mengalami penurunan sebesar 14,29% dan 14,15%.
Kondisi pasar yang kurang menggembirakan ini sejalan dengan koreksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang melemah 0,87% ke level 7.113,42. Berikut adalah daftar lengkap 10 saham yang menjadi top losers pada pekan ini:
- PT Era Mandiri Cemerlang Tbk (IKAN): Turun 28,21% ke Rp56
- PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF): Turun 27,16% ke Rp169
- PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO): Turun 23,73% ke Rp180
- PT Era Digital Media Tbk (AWAN): Turun 16,13% ke Rp260
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar