55 NEWS – Badan Gizi Nasional (BGN) menyampaikan permohonan maaf atas insiden ditemukannya belatung dalam menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Klamasen, Sorong, Papua Barat Daya, pada Jumat lalu. Temuan ini sontak menimbulkan kegemparan dan menjadi sorotan publik.

Related Post
Menanggapi kejadian tersebut, BGN menyatakan telah melakukan investigasi mendalam dan mengambil langkah-langkah tegas untuk mengatasi masalah ini. "BGN dan seluruh petugas SPPG Klamasen menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak yang terdampak. Kami berkomitmen untuk melakukan pemantauan ketat dan mengawal SPPG dalam mengatasi insiden ini," demikian pernyataan resmi BGN pada Senin (11/8/2025).

Kepala SPPG Klamasen, Rizky Irana, menjelaskan bahwa pihaknya telah menjalankan seluruh proses pengadaan paket MBG sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan pedoman yang berlaku. "Kami telah melakukan seluruh tahap mulai dari persiapan bahan baku, proses pemasakan dan pemorsian, hingga distribusi makanan sesuai dengan SOP yang berlaku di Badan Gizi Nasional," ujarnya.
Rizky menambahkan bahwa setelah insiden tersebut, SPPG segera berkoordinasi dengan BGN, pihak yayasan, sekolah penerima manfaat, kodim, dan dinas kesehatan setempat untuk mengambil tindakan yang diperlukan. BGN berjanji akan meningkatkan pengawasan dan evaluasi terhadap seluruh SPPG di Indonesia untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali. Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi BGN untuk memastikan kualitas dan keamanan makanan yang disajikan dalam program MBG.
Editor: Akbar soaks




Tinggalkan komentar