
Artikel Berita:

Related Post
55 NEWS – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah untuk mengatasi masalah kekurangan gizi dan stunting dengan meresmikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau yang lebih dikenal dengan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (22/8/2025). Inisiatif ini merupakan langkah strategis untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Ketua Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, bersama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, secara simbolis membuka fasilitas yang dibangun melalui dukungan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari anggota Kadin, khususnya Tempo Scan Group. Investasi yang digelontorkan untuk pembangunan enam dapur MBG ini mencapai angka fantastis, yaitu sekitar Rp20 miliar. Dengan fasilitas yang memadai, dapur-dapur ini siap melayani lebih dari 24 ribu penerima manfaat.
Anindya Bakrie menegaskan bahwa Kadin Indonesia memiliki ambisi besar untuk membangun total 1.000 unit dapur MBG yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia secara bertahap. SPPG tidak hanya sekadar bangunan fisik, tetapi juga berfungsi sebagai model standar dan pusat pelatihan bagi anggota Kadin yang ingin berkontribusi dalam program MBG.
Lebih lanjut, Anindya mengungkapkan bahwa Kadin telah menyiapkan buku panduan operasional dan mendirikan Yayasan Supra Merah Putih sebagai mitra khusus BGN. Langkah ini menunjukkan keseriusan Kadin dalam memastikan program MBG berjalan efektif dan berkelanjutan.
"Momentum ini membuktikan bahwa dunia usaha siap mendukung agenda nasional pemberantasan stunting dan pemenuhan gizi. Kadin Indonesia percaya bahwa kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat adalah kunci keberhasilan program ini," ujar Anindya.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar