Airlangga Beber Potensi Nikel Indonesia

Airlangga Beber Potensi Nikel Indonesia

55tv.co.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto baru-baru ini mengguncang panggung Canada Investment Summit 2026 di Toronto Kanada. Ia hadir untuk mengungkap keunggulan fundamental ekonomi Indonesia serta sederet peluang investasi lintas sektor yang siap digarap investor global.

COLLABMEDIANET

Dalam sesi diskusi bertajuk "Exchanging Investor Insights on Canada" yang dipimpin langsung Menteri Luar Negeri Kanada Anita Anand Airlangga menekankan posisi strategis Indonesia sebagai negara ASEAN pertama yang mengikat perjanjian Comprehensive Economic Partnership Agreement CEPA dengan Kanada. Di hadapan para pelaku bisnis ia memamerkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stabil di kisaran lima persen selama tujuh tahun terakhir. Laju inflasi yang terkendali di bawah tiga persen menjadi modal kuat kepercayaan investor.

Airlangga Beber Potensi Nikel Indonesia
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Airlangga juga membeberkan portofolio investasi Indonesia di Kanada termasuk proyek Liquefied Natural Gas LNG senilai 5 koma 1 miliar dolar AS di British Columbia yang konstruksinya telah mencapai enam puluh persen. Tidak hanya itu Indonesia juga tengah menjajaki investasi pabrik pulp and paper di Kanada. Di dalam negeri pemerintah menyiapkan Kawasan Ekonomi Khusus KEK data center yang siap menampung investasi besar.

Di sektor industri pengolahan dan sumber daya alam Airlangga menggarisbawahi kapasitas Indonesia sebagai produsen utama tembaga bauksit serta pemegang cadangan nikel terbesar di dunia. Ini adalah fondasi kuat untuk mendukung rantai pasok energi bersih global. Ia juga mendorong perluasan ekspor stainless steel Indonesia ke Kanada. Potensi pasar ini dinilainya masih sangat besar untuk ditingkatkan dari total kapasitas produksi nasional yang mencapai 30 miliar dolar AS per tahun.

"Kami punya cadangan nikel terbesar di dunia produsen utama tembaga dan bauksit serta kapasitas ekspor stainless steel yang sangat kompetitif" ujar Airlangga. "Namun potensi ini belum tergarap maksimal di pasar Kanada. Inilah peluang emas yang perlu segera kita isi dan manfaatkan bersama" tegasnya.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar