55 NEWS – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengumumkan kabar menggembirakan, jumlah petani milenial di Indonesia telah menembus angka 300 ribu orang. Lebih dari sekadar bertani, para pemuda ini menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di berbagai daerah, menunjukkan bahwa sektor pertanian kini semakin diminati generasi muda.

Related Post
"Saya sangat senang dan bangga melihat semangat para petani milenial ini. Jumlah mereka sudah mencapai 300 ribu orang, dan yang lebih menarik lagi, beberapa di antara mereka mampu mencatatkan omzet hingga Rp10 miliar per tahun, bahkan ada yang mencapai Rp5 miliar. Ini adalah potensi besar yang harus kita bina," ujar Mentan Amran, Kamis (14 Agustus 2025).

Menurut Mentan, para petani milenial ini tersebar di berbagai subsektor pertanian, mulai dari hortikultura, peternakan, perkebunan, hingga tanaman pangan. Hal ini menunjukkan bahwa minat generasi muda terhadap pertanian sangat beragam dan tidak terbatas pada satu jenis komoditas saja. Mentan Amran menilai tren positif ini sebagai angin segar, mengingat sebelumnya sektor pertanian kurang diminati oleh generasi muda.
"Ini adalah kesempatan emas. Generasi milenial sudah mau terjun ke sektor pertanian. Dulu kan enggan, tapi sekarang dengan adanya teknologi dan mekanisasi, mereka menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka bergerak di semua sektor, ini yang sangat menarik," imbuhnya.
Mentan Amran menargetkan peningkatan jumlah petani milenial hingga mencapai 1 juta orang dalam lima tahun mendatang. Ia meyakini bahwa keterlibatan aktif generasi muda di sektor pertanian akan memberikan dampak yang sangat besar bagi perekonomian Indonesia. Oleh karena itu, Kementerian Pertanian akan terus melakukan pembinaan secara sistematis dan berkelanjutan untuk memaksimalkan potensi para petani milenial. Pemerintah akan terus mendorong inovasi, memberikan akses permodalan, dan memfasilitasi pemasaran hasil pertanian agar para petani milenial dapat terus berkembang dan meningkatkan kesejahteraannya.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar