55 NEWS – Jakarta – Kabar gembira menyelimuti awal tahun 2026 bagi para pengguna kendaraan di Indonesia. Setelah serangkaian penyesuaian harga oleh pemain besar seperti Pertamina, Shell, dan BP, kini giliran PT Vivo Energy Indonesia turut mengumumkan penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) di seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Vivo, efektif mulai 1 Januari 2026. Langkah ini tentu menjadi angin segar di tengah kebutuhan mobilitas masyarakat.

Related Post
Berdasarkan informasi yang dihimpun 55tv.co.id dari akun resmi Instagram SPBU Vivo pada Rabu (1/1/2026), penyesuaian harga ini mencakup dua produk unggulan mereka. Revvo 92, yang sebelumnya dibanderol Rp13.000 per liter, kini turun menjadi Rp12.700 per liter, atau mengalami koreksi sebesar Rp300. Sementara itu, penurunan signifikan terlihat pada Diesel Primus, dari Rp15.250 menjadi Rp13.610 per liter, dengan selisih penurunan mencapai Rp1.640 per liter.

Berikut adalah daftar harga BBM Vivo yang berlaku per 1 Januari 2026:
- Revvo 92: Rp12.700 per liter
- Diesel Primus: Rp13.610 per liter
Langkah Vivo ini sejalan dengan kebijakan yang telah ditempuh oleh beberapa kompetitor lainnya di sektor energi. Sebelumnya, BP Indonesia juga telah mengumumkan penyesuaian harga BBM mereka. Untuk BP 92, harga turun dari Rp13.000 menjadi Rp12.500 per liter. Sementara itu, BP Ultimate kini dibanderol Rp13.190 per liter dari sebelumnya Rp13.630. Tak ketinggalan, BP Ultimate Diesel juga mengalami penurunan harga yang cukup substansial, dari Rp15.250 menjadi Rp13.860 per liter.
Penurunan harga BBM oleh berbagai operator ini diyakini akan memberikan dampak positif terhadap daya beli masyarakat di awal tahun. Tren ini juga mengindikasikan dinamika pasar minyak global yang cenderung stabil atau bahkan menurun, memberikan ruang bagi penyedia BBM untuk menyesuaikan harga demi menjaga daya saing dan memberikan nilai lebih kepada konsumen. Para pengamat ekonomi memprediksi, stabilitas harga energi ini dapat menjadi salah satu faktor pendorong pertumbuhan ekonomi domestik di kuartal pertama 2026.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar