55tv.co.id – Kabar gembira bagi investor PT Bank Mandiri Persero Tbk BMRI setelah perseroan mengumumkan pembagian dividen interim sebesar Rp616 triliun. Langkah ini diprediksi semakin mendongkrak daya tarik saham BMRI di tengah kinerja perusahaan yang terus menunjukkan pertumbuhan solid.

Related Post
Nafan Aji Gusta seorang analis pasar senior dari Mirae Asset Sekuritas Indonesia menyoroti pembagian dividen interim ini sebagai bukti nyata kekuatan profitabilitas dan kapasitas permodalan Bank Mandiri. Menurutnya angka Rp66 per saham atau total Rp616 triliun menegaskan fondasi keuangan yang kokoh.

Kebijakan pembagian dividen ini bukan sekadar angka melainkan cerminan kepercayaan manajemen terhadap prospek kinerja perusahaan yang berkelanjutan. Data menunjukkan pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga DPK masing-masing melonjak 176 persen secara tahunan. Peningkatan ini menjadi penopang utama lonjakan laba bersih Bank Mandiri sebesar 223 persen YoY. Kualitas aset pun tetap terjaga dengan rasio kredit bermasalah NPL bruto hanya di angka 1 persen.
Kemampuan Bank Mandiri untuk membagikan dividen di tengah ekspansi kredit yang agresif menunjukkan bahwa perseroan memiliki ruang permodalan yang lebih dari cukup. Ini memungkinkan Bank Mandiri tidak hanya berekspansi tetapi juga memberikan imbal hasil menarik bagi para pemegang sahamnya.
Sepanjang tahun 2026 total dividen yang telah digelontorkan Bank Mandiri mencapai angka fantastis sekitar Rp5063 triliun atau setara Rp54295 per saham. Angka ini terdiri dari dividen tahun buku 2025 sebesar Rp4447 triliun atau Rp47695 per saham dan dividen interim tahun buku 2026 senilai Rp616 triliun atau Rp66 per saham.








Tinggalkan komentar