Bencana Lumpuhkan Aceh, Pertamina Justru Cetak Sejarah! Distribusi BBM Darat Berhasil Terobos Jalur Ekstrem, Ancaman Krisis Ekonomi Terhindar?

Bencana Lumpuhkan Aceh, Pertamina Justru Cetak Sejarah! Distribusi BBM Darat Berhasil Terobos Jalur Ekstrem, Ancaman Krisis Ekonomi Terhindar?

55 NEWS – Di tengah kepungan bencana banjir dan tanah longsor yang mengisolasi wilayah Takengon, Aceh, sebuah terobosan logistik penting berhasil dicatatkan. Dua unit mobil tangki Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamina sukses menembus jalur darat yang menantang, memastikan pasokan energi vital kembali mengalir ke daerah yang terancam krisis ekonomi akibat terputusnya akses. Keberhasilan ini menjadi sinyal kuat pemulihan dan ketahanan pasokan di tengah kondisi darurat yang menuntut respons cepat dan strategis.

COLLABMEDIANET

Sebelumnya, wilayah Takengon dan Bener Meriah menghadapi tantangan serius dalam distribusi logistik, khususnya BBM, setelah sejumlah ruas jalan utama lumpuh total. Kondisi ini berpotensi melumpuhkan aktivitas ekonomi lokal, mulai dari transportasi, pertanian, hingga sektor perdagangan yang sangat bergantung pada ketersediaan energi. Upaya pengiriman melalui jalur udara telah dilakukan, namun keberhasilan menembus jalur darat ini menandai babak baru dalam strategi penanganan pasokan energi di area terdampak, menunjukkan adaptasi dan ketangguhan rantai pasok Pertamina.

Bencana Lumpuhkan Aceh, Pertamina Justru Cetak Sejarah! Distribusi BBM Darat Berhasil Terobos Jalur Ekstrem, Ancaman Krisis Ekonomi Terhindar?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Pada Rabu, 24 Desember, BBM jenis Biosolar akhirnya tiba di SPBU 14.245.499 Takengon dan SPBU 13.245.409 Bener Meriah. Perjalanan epik selama tujuh jam ditempuh dari Integrated Terminal Pertamina Lhokseumawe. Fahrougi Andriani Sumampouw, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara (Sumbagut), menegaskan komitmen Pertamina untuk terus berupaya mendistribusikan energi ke wilayah terdampak bencana. "Setelah sebelumnya upaya pengiriman BBM dilakukan melalui jalur udara, kini, alhamdulillah armada Pertamina juga berhasil masuki wilayah Takengon dengan jalur darat. Perjalanan memakan waktu sekitar 6 hingga 7 jam mengingat kondisi jalur alternatif yang terbatas," ujarnya, Kamis (25/12/2025), seperti dikutip dari 55tv.co.id.

Untuk misi krusial ini, Pertamina mengerahkan mobil tangki berkapasitas 5 KL dan 8 KL, masing-masing untuk distribusi di SPBU Kabupaten Bener Meriah dan SPBU di Nunang Antara, Kecamatan Bebesen, Aceh Tengah. Jalur alternatif yang dilalui adalah Simpang KKA – Bener Meriah – Takengon, membentang sejauh 100 kilometer. Kondisi jalur KKA yang masih menerapkan sistem buka tutup menambah kompleksitas perjalanan. Apabila jalur utama tertutup, kendaraan harus menempuh rute memutar sejauh 444 kilometer dengan waktu tempuh hingga 12 jam, menunjukkan betapa vitalnya keberhasilan penembusan jalur pendek ini dalam menjaga efisiensi distribusi dan menekan biaya logistik yang berpotensi melambung tinggi, yang pada akhirnya dapat memicu inflasi lokal.

Keberhasilan distribusi perdana via jalur darat ini bukan sekadar pencapaian operasional, melainkan sebuah jaminan bagi stabilitas ekonomi regional. Dengan pulihnya pasokan BBM, aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan, roda transportasi berputar, dan potensi inflasi akibat kelangkaan energi dapat diredam. Ini adalah bukti nyata ketahanan rantai pasok energi nasional dalam menghadapi tantangan terberat, memberikan harapan baru bagi pemulihan cepat wilayah terdampak bencana dan menjaga denyut perekonomian tetap berdetak.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar