Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026

Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026

55tv.co.id – Perhelatan akbar Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 atau yang lebih dikenal dengan MotoGP Mandalika bukan sekadar ajang adu kecepatan para pembalap kelas dunia di lintasan sirkuit. Di balik deru mesin motor yang memekakkan telinga, terdapat gelombang dampak ekonomi positif atau multiplier effect yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat di sekitar Pulau Lombok.

COLLABMEDIANET

PT Pertamina Patra Niaga tidak hanya memposisikan diri sebagai penyedia energi utama untuk kelancaran ajang internasional ini, tetapi juga berperan aktif dalam menggerakkan roda ekonomi lokal. Melalui berbagai inisiatif strategis, perusahaan berupaya memastikan bahwa masyarakat setempat tidak hanya menjadi penonton, melainkan aktor utama yang terlibat dalam ekosistem penyelenggaraan.

Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Upaya ini diwujudkan melalui keterlibatan tenaga kerja lokal, program peningkatan keterampilan, hingga pemberdayaan mitra binaan. Langkah ini bertujuan agar masyarakat di Lombok dan sekitarnya mendapatkan manfaat nyata, mulai dari pengalaman kerja profesional hingga peningkatan pendapatan melalui sektor jasa dan usaha mikro.

Salah satu bukti nyata keberhasilan program ini terlihat dari kisah Julian Hariadi. Pemuda asal Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah ini, mendapatkan kesempatan emas untuk bertugas sebagai marshal di Pertamina Mandalika International Circuit. Bagi Julian, ajang MotoGP 2026 adalah tonggak sejarah pribadinya karena ini merupakan kali pertama ia terlibat dalam balapan kelas dunia setelah sebelumnya aktif di berbagai ajang balap lokal.

Tugas sebagai marshal menuntut kesiagaan tinggi, terutama dalam mengevakuasi motor pembalap yang mengalami insiden di lintasan menuju jalur servis. Julian mengaku merasa sangat bangga bisa berkontribusi langsung dalam menyukseskan ajang bergengsi yang berlangsung di tanah kelahirannya sendiri.

"Saya merasa sangat senang bisa ikut menyukseskan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Lombok. Ini adalah pengalaman baru yang luar biasa, saya bisa bertemu banyak teman baru dan bekerja langsung di dalam sirkuit. Harapan saya, kegiatan berskala internasional seperti ini terus rutin diadakan agar masyarakat lokal memiliki ruang untuk terus berkontribusi," tutur Julian dengan penuh semangat.

Tak hanya di sektor teknis sirkuit, dampak ekonomi juga merambah ke sektor jasa dan UMKM. Nadia, seorang terapis asal Lombok Tengah, menjadi salah satu warga yang merasakan manfaat langsung. Melalui mitra binaan MESPA, Nadia terlibat dalam operasional booth UMKM yang disediakan Pertamina untuk melayani pengunjung.

Guna memastikan standar pelayanan yang tinggi, Pertamina Patra Niaga memberikan pelatihan khusus bagi para terapis lokal. Hal ini dilakukan agar mereka mampu memberikan layanan profesional yang setara dengan standar internasional, mengingat pengunjung MotoGP berasal dari berbagai penjuru dunia.

Bagi Nadia, kesempatan ini adalah pintu gerbang untuk memperluas jejaring dan meningkatkan keterampilan. Selain mendapatkan pengalaman melayani pelanggan mancanegara, ia juga memperoleh tambahan pendapatan harian yang sangat membantu ekonomi keluarganya.

"Sebagai warga lokal, saya sangat bersyukur bisa terlibat dalam acara sebesar ini. Selain mendapat pengalaman baru, saya juga bisa memperoleh pendapatan tambahan. Terima kasih kepada Pertamina atas kesempatan yang diberikan kepada kami," pungkas Nadia.

Kehadiran MotoGP Mandalika terbukti mampu menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi yang inklusif, di mana kemajuan industri pariwisata dan olahraga berjalan beriringan dengan pemberdayaan masyarakat akar rumput.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar