55tv.co.id – Peribahasa "dunia tak selebar daun kelor" mungkin sering terucap. Namun di Probolinggo sebuah desa justru membuktikan bahwa daun kelor bisa menjadi sumber kekayaan tak terduga. Desa Pondok Kelor Kecamatan Paiton Jawa Timur kini bersinar berkat inovasi mengolah daun kelor menjadi produk UMKM bernilai tinggi. Kesuksesan ini tak lepas dari peran aktif PT Paiton Energy PE dan anak usahanya PT Paiton Operation & Maintenance Indonesia POMI yang memberikan pendampingan intensif.

Related Post
Produk olahan daun kelor dari desa ini kini semakin diminati pasar. Lebih dari sekadar bantuan finansial program pemberdayaan yang digagas PE dan POMI berfokus pada pengembangan potensi lokal secara berkelanjutan. Sugiyanto Presiden Direktur POMI menegaskan komitmen perusahaannya untuk tidak hanya menghasilkan listrik tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. "Kami hadir di tengah masyarakat bukan sekadar sebagai penghasil listrik. Ini adalah bentuk tanggung jawab sosial perusahaan kami untuk memberikan bimbingan dan dukungan semaksimal mungkin" ujarnya.

Pendekatan POMI dalam pemberdayaan masyarakat diawali dengan pemetaan sosial mendalam. Langkah ini bertujuan mengidentifikasi secara akurat sumber daya alam potensi masyarakat hingga kekuatan pemuda di setiap desa. "Dari potensi yang awalnya belum tergarap kini bisa diubah menjadi sesuatu yang sangat bermanfaat" tambah Sugiyanto. Desa Pondok Kelor menjadi salah satu lokasi prioritas program ini yang telah berjalan sejak tahun 2022. Memasuki tahun keempat pendampingan ini diharapkan mampu mendorong kemandirian penuh bagi warga desa.
Keberhasilan program pembangunan komunitas ini sangat bergantung pada partisipasi aktif warga dan tata kelola yang transparan. POMI secara konsisten mendorong keterlibatan tokoh masyarakat serta Badan Usaha Milik Desa BUMDes agar program berjalan harmonis tanpa konflik kepentingan dan dapat dikelola secara kolektif. Salah satu aspek krusial yang terus ditekankan adalah pengelolaan keuangan yang disiplin. Sugiyanto menekankan pentingnya pencatatan dan laporan keuangan yang rapi sebagai indikator pertumbuhan usaha. "Laporan keuangan itu sangat vital. Dari sana kita bisa melihat sejauh mana usaha tumbuh atau mengapa stagnan. Tanpa disiplin ini usaha sulit berkembang" pungkasnya.










Tinggalkan komentar