55 NEWS – PT Jasa Marga (Persero) Tbk melaporkan lonjakan signifikan arus kendaraan yang kembali menuju wilayah Jabotabek pasca-perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Hingga periode H+4 Lebaran, terhitung dari 11 hingga 25 Maret 2026, tercatat sebanyak 2.165.081 unit kendaraan telah kembali. Angka ini merepresentasikan 63,79 persen dari total proyeksi 3,39 juta kendaraan yang diperkirakan akan melintasi jalur tol hingga akhir masa arus balik. Menariknya, diskon tarif tol sebesar 30% yang diterapkan untuk mendorong kelancaran arus lalu lintas masih berlaku, menjadi daya tarik tersendiri bagi para pemudik dan berpotensi memicu gelombang balik selanjutnya.

Related Post
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, dalam keterangannya pada Jumat (27/3/2026), menjelaskan bahwa data komprehensif ini merupakan hasil akumulasi dari empat gerbang tol utama yang menjadi pintu masuk ke Jabotabek, yaitu Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Cikupa, dan Ciawi. "Jumlah 2,1 juta kendaraan yang telah kembali ke Jabotabek ini mengindikasikan bahwa gelombang arus balik masih terus berlanjut dan belum mencapai titik puncaknya secara menyeluruh," tegas Rivan, memberikan gambaran bahwa potensi kepadatan di jalur tol masih perlu diwaspadai oleh para pengguna jalan.

Secara geografis, distribusi arus balik didominasi oleh kendaraan dari arah timur, mencakup jalur Trans Jawa dan Bandung. Sebanyak 967.121 kendaraan, atau sekitar 44,7 persen dari total volume, berasal dari rute ini. Lebih rinci, lalu lintas yang melewati Gerbang Tol Cikampek Utama mencapai 491.285 kendaraan, menunjukkan peningkatan 18,1 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal. Sementara itu, Gerbang Tol Kalihurip Utama mencatat 475.836 kendaraan, dengan kenaikan tipis 0,7 persen.
Dari arah barat, khususnya dari Merak, Gerbang Tol Cikupa mencatat pergerakan 666.567 unit kendaraan. Angka ini justru menunjukkan penurunan 3,3 persen dibandingkan volume lalu lintas pada hari-hari biasa, mungkin mengindikasikan distribusi waktu kembali yang lebih merata atau pilihan moda transportasi lain. Di sisi lain, arus kendaraan dari arah selatan, yakni Puncak, melalui Gerbang Tol Ciawi mencapai 531.393 unit, mengalami peningkatan sebesar 1,0 persen.
Puncak harian arus balik pada H+4 Lebaran, tepatnya Rabu, 25 Maret 2026, menyaksikan lonjakan drastis. Sebanyak 206.243 unit kendaraan tercatat kembali ke Jabotabek, melonjak 55,8 persen dibandingkan rata-rata kondisi normal yang hanya 132.342 kendaraan. Lonjakan paling mencolok terjadi di Gerbang Tol Cikampek Utama, di mana 75.837 kendaraan melintas, merepresentasikan kenaikan fantastis sebesar 194,3 persen dari lalu lintas normal. Data ini, sebagaimana dilaporkan oleh 55tv.co.id, menggarisbawahi efektivitas strategi diskon tol dan manajemen lalu lintas Jasa Marga dalam mengelola pergerakan massa yang masif ini, sekaligus memberikan sinyal bagi para pemudik yang belum kembali untuk merencanakan perjalanan dengan cermat.
Editor: Akbar soaks




Tinggalkan komentar