55 NEWS – PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) secara resmi mengumumkan keputusan strategis untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp5 per lembar saham. Ketetapan ini, yang disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Public Expose yang berlangsung pada Kamis, 11 Juni 2026, akan mengalirkan total dana segar sebesar Rp82,5 miliar kepada para pemegang saham perseroan.

Related Post
Langkah pembagian dividen ini merupakan cerminan dari kinerja operasional yang positif dan solid yang berhasil dicatatkan SMRA sepanjang tahun buku 2025. Pada periode tersebut, Summarecon sukses membukukan capaian marketing sales yang impresif, mencapai Rp5,53 triliun. Angka ini tidak hanya melampaui target awal yang ditetapkan sebesar Rp5 triliun, tetapi juga menunjukkan pertumbuhan signifikan sebesar 27% dibandingkan periode sebelumnya.

President Director Summarecon, Adrianto P. Adhi, mengungkapkan rasa syukurnya atas daya tahan pasar hunian di segmen menengah dan menengah atas. "Di tengah berbagai tantangan ekonomi yang masih berlangsung, kami bersyukur pasar tetap menunjukkan resiliensi yang baik terhadap permintaan produk dengan kualitas pembangunan tinggi, konsep pengembangan kawasan terintegrasi, serta nilai investasi jangka panjang," ujar Adrianto, sebagaimana dikutip dari 55tv.co.id pada Rabu (11/6/2026).
Menatap prospek ke depan, Adrianto menegaskan komitmen Summarecon untuk terus menjaga pengelolaan manajemen kas secara prudent. Perseroan juga akan secara cermat mencermati setiap perubahan dinamika pasar yang terjadi, sembari tetap berfokus pada pengembangan kota terpadu yang berkelanjutan. Strategi ini diharapkan dapat menjadi pilar utama dalam menciptakan pertumbuhan jangka panjang yang stabil dan berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.
Secara finansial, kinerja Summarecon di tahun 2025 juga menunjukkan kekuatan yang patut diacungi jempol. Perseroan berhasil membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp8,77 triliun, dengan laba bersih yang mencapai Rp1,20 triliun. Kontributor terbesar terhadap total pendapatan Summarecon masih berasal dari Unit Pengembangan Properti (Property Development), yang mencakup penjualan hunian, komersial, dan apartemen, dengan sumbangan sebesar Rp5,51 triliun atau sekitar 63% dari total pendapatan.
Editor: Akbar soaks










Tinggalkan komentar