Eksklusif! Di Balik Angka Defisit APBN 2025 yang Membengkak, Menkeu Purbaya Ungkap Jaminan Stabilitas Ekonomi dan Peluang Emas Investor. Rahasia Terkuak!

Eksklusif! Di Balik Angka Defisit APBN 2025 yang Membengkak, Menkeu Purbaya Ungkap Jaminan Stabilitas Ekonomi dan Peluang Emas Investor. Rahasia Terkuak!

55 NEWS – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan jaminan tegas bahwa potensi pelebaran defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak akan menjadi batu sandungan bagi laju pertumbuhan ekonomi nasional. Pernyataan optimis ini disampaikan Purbaya pada Minggu, 4 Januari 2026, di tengah spekulasi pasar mengenai kondisi fiskal negara.

COLLABMEDIANET

Meskipun proyeksi angka defisit menunjukkan sedikit peningkatan, Menkeu Purbaya menegaskan bahwa seluruh parameter fiskal akan tetap berada dalam koridor hukum yang berlaku, khususnya batas maksimal 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) sebagaimana diatur dalam undang-undang. "Kami pastikan, meskipun ada pergerakan ke atas, defisit ini tidak akan melampaui batasan yang ditetapkan oleh undang-undang," ujar Purbaya, seperti dikutip oleh 55tv.co.id.

Eksklusif! Di Balik Angka Defisit APBN 2025 yang Membengkak, Menkeu Purbaya Ungkap Jaminan Stabilitas Ekonomi dan Peluang Emas Investor. Rahasia Terkuak!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Pelebaran defisit pada APBN 2025, yang kini diproyeksikan dari target awal 2,53 persen menjadi 2,78 persen terhadap PDB, dijelaskan Purbaya sebagai dampak dari perlambatan ekonomi yang melanda sepanjang tahun sebelumnya. Situasi global dan domestik turut memengaruhi kinerja penerimaan negara dan belanja pemerintah, sehingga memerlukan penyesuaian proyeksi.

Untuk mengantisipasi dan mengatasi tantangan ini, pemerintah telah mengimplementasikan serangkaian langkah strategis guna memulihkan dan memperkuat kinerja ekonomi. Purbaya menyatakan keyakinannya bahwa dengan membaiknya fundamental ekonomi, defisit anggaran di masa mendatang akan semakin terkendali dan menunjukkan tren perbaikan.

Menkeu juga secara khusus menyoroti korelasi antara perbaikan fiskal dengan prospek positif bagi para investor di pasar modal. Menurutnya, stabilitas ekonomi dan pengelolaan defisit yang prudent akan menciptakan iklim investasi yang kondusif. "Ketika roda ekonomi bergerak lebih kencang, profitabilitas perusahaan-perusahaan akan turut meningkat. Hal ini, secara otomatis, akan terefleksi pada valuasi saham yang lebih tinggi di bursa," pungkas Purbaya, memberikan sinyal positif bagi pelaku pasar.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar