55 NEWS – Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, baru-baru ini menegaskan bahwa inisiatif Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjadi katalisator signifikan dalam peningkatan kesejahteraan para petani di seluruh Indonesia. Menurut Amran, program strategis ini bukan sekadar upaya pemenuhan gizi dasar, melainkan sebuah mesin penggerak ekonomi yang merangkul sektor pangan dari hulu hingga hilir, menciptakan dampak ekonomi yang substansial.

Related Post
Amran menjelaskan, sekitar 160 juta petani dan peternak telah terintegrasi secara masif dalam rantai pasok untuk memenuhi kebutuhan dapur program MBG. Keterlibatan besar dari sektor produksi pangan ini secara langsung berkontribusi pada lonjakan pendapatan yang dirasakan oleh petani di berbagai wilayah. "Ini adalah program yang mulia, tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga demi kemaslahatan seluruh umat," tegas Mentan Amran dalam sebuah pernyataan yang diterima 55tv.co.id pada Rabu (8/4/2026).

Dampak positif program ini juga tercermin jelas dari data terbaru yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS). Nilai Tukar Petani (NTP) nasional pada Februari 2026 mencatat angka impresif 125,45, sebuah rekor tertinggi sepanjang sejarah. Angka ini menunjukkan kenaikan signifikan sebesar 1,50 persen dibandingkan bulan sebelumnya, Januari 2026. Peningkatan ini utamanya didorong oleh kenaikan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) sebesar 2,17 persen, yang jauh melampaui kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 0,65 persen.
Secara historis, tren NTP menunjukkan penguatan yang konsisten dan berkelanjutan sejak Maret 2025. Pada Maret tahun lalu, NTP berada di level 123,72, kemudian terus merangkak naik menjadi 125,35 pada Desember 2025, sebelum akhirnya mencapai puncaknya di 125,45 pada Februari 2026. Ini mengindikasikan stabilitas dan pertumbuhan ekonomi yang kuat di sektor pertanian.
Mentan Amran menambahkan, "Program yang diusung Bapak Presiden Prabowo ini sangat berpihak pada rakyat. Ini adalah bukti nyata dari keberpihakan tersebut, karena secara langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat sekaligus berhasil mengangkat taraf hidup petani dan peternak kita ke level yang lebih baik."
Editor: Akbar soaks










Tinggalkan komentar