55tv.co.id – Ketahanan pasokan energi gas di Indonesia semakin ditingkatkan melalui langkah antisipatif penanganan kondisi darurat pada sistem pipa bawah laut. Upaya strategis ini merupakan buah sinergi antara PT Nusantara Regas (NR) dan PT PGAS Solution (PGN Solution) yang bertujuan menjaga kelangsungan distribusi gas vital bagi wilayah Jakarta dan Jawa Barat.

Related Post
Kolaborasi ini menjadi fondasi penting untuk menjamin reliabilitas aset serta kesinambungan aliran gas. Direktur Utama PGN Solution, Sonny Rahmawan Abdi, menegaskan bahwa efektivitas penanganan situasi genting pada infrastruktur energi sangat bergantung pada kesiapan dan koordinasi kuat antarpihak, bahkan sebelum insiden terjadi.

"Penanganan darurat pada fasilitas energi tidak hanya menuntut kecepatan respons, tetapi juga membutuhkan koordinasi yang solid, kompetensi mumpuni, serta ketersediaan sumber daya yang memadai," ujar Sonny di Jakarta, Rabu (9/9/2026). Melalui kerja sama ini, PGN Solution siap mengintegrasikan kapabilitasnya dengan NR demi memperkokoh kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat. Ini mencakup aspek keselamatan, keandalan aset, dan keberlangsungan operasional.
Sinergi ini sekaligus menegaskan komitmen kedua entitas di bawah Subholding Gas Pertamina dalam memelihara integritas aset, keandalan operasional, keselamatan kerja, perlindungan lingkungan, serta kontinuitas pasokan gas. Penguatan kemitraan antara NR dan PGN Solution diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Kesiapsiagaan Penanganan Keadaan Darurat pada Sistem Pipa Bawah Laut PT Nusantara Regas.
Nota Kesepahaman tersebut akan menjadi landasan bagi kedua perusahaan untuk merumuskan bentuk kerja sama yang lebih operasional, seperti Perjanjian Kerja Sama (PKS) atau Emergency Repair Agreement (ERA). Diharapkan, kerja sama lanjutan ini akan memperjelas mekanisme koordinasi, pembagian peran, dan mobilisasi sumber daya saat menghadapi situasi darurat pada jaringan pipa bawah laut.
Nilai strategis kemitraan ini sangat krusial mengingat sistem pipa bawah laut merupakan urat nadi operasional NR. Unit Floating Storage & Regasification (FSRU) Jawa Barat yang berlokasi di Perairan Teluk Jakarta terhubung dengan Onshore Receiving Facility (ORF) Muara Karang melalui jalur pipa bawah laut sepanjang sekitar 15 kilometer. Melalui jalur inilah, gas hasil regasifikasi LNG didistribusikan ke daratan untuk memasok kebutuhan PLTGU Muara Karang, Tanjung Priok, dan PLTGU Muara Tawar.










Tinggalkan komentar