Geger! 23 Bank Ambruk di 2025, Apa yang Terjadi dengan Ekonomi RI?

Geger! 23 Bank Ambruk di 2025, Apa yang Terjadi dengan Ekonomi RI?

55 NEWS – Kabar kurang sedap menghampiri dunia perbankan Indonesia. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, hingga Agustus 2025, sebanyak 23 bank telah resmi ditutup. Penutupan terbaru menimpa PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Disky Suryajaya, yang izin usahanya dicabut melalui Keputusan Nomor KEP-58/D.03/2025 pada 19 Agustus 2025.

COLLABMEDIANET

BPR Disky Suryajaya, yang berlokasi di Kabupaten Deliserdang, Sumatra Utara, menambah panjang daftar bank yang mengalami masalah keuangan hingga berujung penutupan. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bergerak cepat dengan menyiapkan skema pembayaran klaim bagi nasabah. LPS menjamin seluruh dana nasabah akan dibayarkan penuh setelah proses rekonsiliasi dan verifikasi data selesai, yang diperkirakan memakan waktu hingga 90 hari kerja.

 Geger! 23 Bank Ambruk di 2025, Apa yang Terjadi dengan Ekonomi RI?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Tahun 2025 menjadi periode yang cukup berat bagi industri BPR. Selain BPR Disky Suryajaya, dua BPR lain juga harus mengakhiri operasionalnya, yaitu BPRS Gebu Prima di Medan (April 2025) dan BPR Dwicahaya Nusaperkasa di Batu, Jawa Timur (Juli 2025).

Sejak tahun 2024, total ada 33 bank di Indonesia yang kolaps. Mayoritas dari bank-bank tersebut adalah BPR yang tersebar di berbagai wilayah, mulai dari Jawa, Sumatra, Bali, hingga Papua Barat. Beberapa nama yang sempat mencuat adalah BPR Wijaya Kusuma, BPRS Mojo Artho Kota Mojokerto (Perseroda), BPR Usaha Madani Karya Mulia, dan BPR Arfak Indonesia.

Meskipun aset BPR relatif kecil dibandingkan bank umum, penutupan demi penutupan ini tetap menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat. Terutama bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMKM) yang selama ini mengandalkan BPR sebagai sumber pembiayaan. Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi regulator dan pemerintah untuk menjaga stabilitas sektor keuangan dan melindungi kepentingan masyarakat. 55tv.co.id akan terus memantau perkembangan situasi ini dan memberikan informasi terkini kepada Anda.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar