55 NEWS – PT Pupuk Indonesia (Persero) mencatatkan sejarah baru dengan penyaluran pupuk bersubsidi yang menembus angka 3 juta ton hingga akhir Mei 2025. Capaian fantastis ini menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah penyaluran pupuk subsidi di Indonesia, menandakan keberhasilan signifikan dalam upaya mendukung sektor pertanian nasional.

Related Post
Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, mengungkapkan bahwa realisasi penyaluran ini menjadi bukti nyata bahwa pupuk subsidi telah sampai ke tangan petani di berbagai pelosok negeri secara optimal. "Sampai Mei, kami telah menyalurkan lebih dari 3 juta ton. Dari total alokasi 9,55 juta ton, sudah 3 juta ton yang tersalur. Ini adalah rekor yang belum pernah terjadi sebelumnya," ujar Rahmad dalam sebuah wawancara di iNews TV.

Penyaluran pupuk subsidi ini merupakan bagian integral dari kebijakan pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, yang diatur dalam Keputusan Menteri Pertanian Nomor 644/KPTS/SR.310/M.11/2024. Alokasi pupuk bersubsidi tahun 2025 ditetapkan sebesar 9,55 juta ton, dengan rincian Urea sebanyak 4,6 juta ton, NPK 4,2 juta ton, NPK Kakao 147 ribu ton, dan pupuk organik 500 ribu ton.
Dengan kapasitas produksi mencapai 14,5 juta ton, Pupuk Indonesia memastikan ketersediaan pupuk subsidi yang memadai. Rahmad Pribadi menambahkan bahwa distribusi pupuk didukung oleh puluhan ribu kios yang tersebar di seluruh Indonesia, memastikan aksesibilitas bagi petani di berbagai wilayah. Keberhasilan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani di seluruh Indonesia.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar