Guncangan Akhir Tahun! Deretan 10 Saham Ini Terjun Bebas di BEI, Investor Wajib Waspada: Apakah Portofolio Anda Terdampak?

Guncangan Akhir Tahun! Deretan 10 Saham Ini Terjun Bebas di BEI, Investor Wajib Waspada: Apakah Portofolio Anda Terdampak?

55 NEWS – Pekan perdagangan yang singkat menjelang akhir tahun 2025 tidak berjalan mulus bagi sejumlah emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI). Data terkini menunjukkan adanya guncangan signifikan, di mana sepuluh saham tercatat mengalami koreksi paling dalam, memicu kekhawatiran di kalangan investor. Fenomena ini sejalan dengan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terpantau merosot 0,83 persen dalam sepekan, menutup perdagangan di level 8.537,911 pada periode 22-24 Desember 2025.

COLLABMEDIANET

Di antara deretan emiten yang tertekan, PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJHB) menduduki peringkat pertama sebagai ‘top loser’ dengan penurunan paling drastis. Saham perusahaan pelayaran ini anjlok hingga 37,85 persen, mengubah harganya dari Rp354 menjadi Rp220 per saham dalam waktu singkat. Penurunan tajam ini sontak menjadi sorotan utama di pasar.

Guncangan Akhir Tahun! Deretan 10 Saham Ini Terjun Bebas di BEI, Investor Wajib Waspada: Apakah Portofolio Anda Terdampak?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Tidak jauh berbeda, PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS) juga mengalami tekanan jual yang masif, mengakibatkan sahamnya menyusut 27,78 persen. Harga saham CSIS tergerus dari Rp468 menjadi Rp338. Daftar saham-saham yang kehilangan valuasi signifikan ini, sebagaimana dicatat oleh BEI pada Kamis (25/12/2025), membentang dari PJHB hingga emiten dengan kode SUPA, mencerminkan sentimen negatif yang melanda berbagai sektor.

Pelemahan ini mengindikasikan adanya aksi jual yang kuat dari investor, baik karena profit taking menjelang akhir tahun maupun kekhawatiran terhadap prospek ekonomi di periode mendatang. Para analis 55tv.co.id menilai bahwa sentimen pasar yang cenderung risk-off ini perlu dicermati lebih lanjut, terutama bagi investor yang memegang saham-saham di sektor yang rentan terhadap fluktuasi ekonomi.

Melihat tren ini, para investor disarankan untuk lebih berhati-hati dan melakukan analisis mendalam terhadap fundamental perusahaan serta sentimen pasar sebelum mengambil keputusan investasi. Volatilitas pasar menjelang penutupan tahun fiskal seringkali menjadi tantangan tersendiri yang membutuhkan strategi adaptif.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar