Harga Beras Akhirnya Turun! Mentan Ungkap 13 Provinsi Ini Jadi Bukti Nyata

Harga Beras Akhirnya Turun! Mentan Ungkap 13 Provinsi Ini Jadi Bukti Nyata

55 NEWS – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan kabar gembira terkait harga beras di berbagai wilayah Indonesia. Ia mengklaim bahwa harga beras telah mengalami penurunan di 13 provinsi yang tersebar di seluruh nusantara. Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama ini merasakan dampak dari fluktuasi harga beras.

COLLABMEDIANET

Mentan Amran optimistis tren positif ini akan terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak wilayah dalam waktu dekat. Provinsi-provinsi yang telah mengalami penurunan harga beras antara lain Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Selatan.

 Harga Beras Akhirnya Turun! Mentan Ungkap 13 Provinsi Ini Jadi Bukti Nyata
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Meskipun demikian, Mentan Amran mengakui bahwa harga beras di beberapa daerah masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. HET untuk beras medium adalah Rp12.500 per kg, sedangkan untuk beras premium di Zona 1 adalah Rp14.900 per kg.

"Saya optimistis dalam beberapa hari ke depan harga akan semakin stabil seiring penguatan distribusi beras SPHP," ujar Mentan Amran dalam keterangan resminya, Kamis (21/8/2025).

Pemerintah terus berupaya menstabilkan harga beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dijalankan oleh Perum Bulog. Hingga akhir tahun, sebanyak 1,3 juta ton beras SPHP akan didistribusikan ke seluruh Indonesia.

Mentan Amran juga menegaskan bahwa stok beras nasional saat ini mencapai 3,9 juta ton. Jumlah ini dinilai sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun. Pemerintah akan terus memantau dan mengambil langkah-langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga beras demi kesejahteraan masyarakat.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar