Harga Pangan Melonjak di Awal Oktober

Harga Pangan Melonjak di Awal Oktober

55tv.co.id – Memasuki gerbang bulan Oktober, masyarakat harus bersiap menghadapi fluktuasi harga kebutuhan pokok yang cukup dinamis. Berdasarkan pantauan data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, sejumlah komoditas pangan utama di pasar nasional menunjukkan tren kenaikan yang cukup mencolok pada Kamis (1/10/2026).

COLLABMEDIANET

Kenaikan paling signifikan terlihat pada kelompok bumbu dapur dan protein hewani. Komoditas cabai merah keriting menjadi salah satu yang paling menyedot perhatian karena harganya melonjak tajam hingga 17,02 persen. Saat ini, harga cabai merah keriting telah menyentuh angka Rp81.150 per kilogram. Tak ketinggalan, cabai rawit merah juga mengalami kenaikan sebesar 9,79 persen, sehingga kini dibanderol seharga Rp68.950 per kilogram.

Harga Pangan Melonjak di Awal Oktober
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Kondisi serupa juga terjadi pada bawang merah yang mengalami kenaikan harga sebesar 10,15 persen. Kini, konsumen harus merogoh kocek lebih dalam untuk membeli bawang merah dengan harga Rp41.250 per kilogram. Selain bumbu dapur, sektor protein juga terdampak. Harga daging ayam ras segar tercatat naik 4,39 persen menjadi Rp43.950 per kilogram. Kenaikan ini turut merembet ke produk minyak goreng kemasan bermerek I yang naik tipis 0,41 persen ke level Rp24.450 per liter.

Namun, di tengah tren kenaikan tersebut, tidak semua komoditas mengalami lonjakan. Ada kabar baik bagi konsumen yang mencari bahan pangan tertentu, karena beberapa jenis beras justru mengalami penurunan harga. Beras kualitas bawah I turun tipis 0,34 persen menjadi Rp14.950 per kg, sementara beras kualitas medium I turun 1,2 persen ke angka Rp16.400 per kg.

Penurunan harga yang lebih signifikan terlihat pada beras kualitas super. Beras kualitas super I turun sebesar 3,43 persen menjadi Rp17.350 per kg, dan beras kualitas super II turun 4,32 persen menjadi Rp16.600 per kg. Selain beras, komoditas bawang putih juga mengalami koreksi harga sebesar 0,25 persen, sehingga kini berada di angka Rp38.900 per kilogram.

Beberapa jenis cabai lainnya juga menunjukkan tren penurunan. Cabai merah besar turun tipis 0,35 persen menjadi Rp56.750 per kg, sementara cabai rawit hijau mengalami penurunan yang cukup terasa sebesar 3,54 persen menjadi Rp65.450 per kg.

Pergerakan harga yang tidak merata ini menunjukkan adanya dinamika pasokan di tingkat produsen maupun distributor. Masyarakat diimbau untuk tetap bijak dalam mengatur belanja dapur guna menyikapi perubahan harga pangan yang terjadi di awal bulan ini. Pantauan harga secara berkala sangat disarankan agar konsumen dapat menyesuaikan anggaran rumah tangga dengan kondisi pasar terkini.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar