55tv.co.id – Indonesia menyimpan potensi energi terbarukan yang luar biasa besar sebuah harta karun tersembunyi berupa biomassa yang mencapai angka fantastis 83,4 juta ton setiap tahun Angka ini bukan sekadar statistik melainkan sebuah peluang emas untuk mendorong kemandirian energi dan menciptakan ekonomi hijau yang berkelanjutan

Related Post
Kapasitas biomassa yang melimpah ini tersebar di berbagai wilayah Nusantara Pulau-pulau utama seperti Sumatera memimpin dengan perkiraan 42,8 juta ton disusul Kalimantan 18,9 juta ton dan Jawa 13,1 juta ton Sumber daya ini sangat beragam mulai dari residu kelapa sawit sisa kayu sekam padi ampas tebu hingga limbah jagung dan sampah perkotaan yang selama ini seringkali terabaikan

Untuk memaksimalkan pemanfaatan kekayaan alam ini PLN Energi Primer Indonesia EPI telah merancang strategi rantai pasok yang inovatif Mereka memetakan lokasi sumber daya biomassa berdasarkan kedekatan dengan pembangkit listrik milik PLN Kemudian dikembangkanlah sistem standardisasi melalui konsep sub-hub hub dan main hub
Sub-hub berperan sebagai titik awal pengumpulan bahan baku sedangkan hub berfungsi sebagai fasilitas produksi penyimpanan dan pusat pengendalian kualitas Main hub memiliki fungsi yang lebih terintegrasi mencakup produksi pencampuran penyimpanan hingga kontrol kualitas sebelum biomassa didistribusikan ke pembangkit atau pengguna lain
Direktur Biomassa PLN EPI Hokkop Situngkir menegaskan bahwa ketersediaan bahan baku yang melimpah dan lokasinya yang dekat dengan fasilitas pembangkit PLN merupakan modal krusial Kondisi ini memungkinkan pembangunan rantai pasok yang efisien sekaligus membuka gerbang bagi lahirnya pusat-pusat ekonomi baru di berbagai daerah
PLN EPI secara aktif mengajak para pelaku usaha dan mitra strategis untuk bersinergi memperkuat ekosistem energi hijau berbasis biomassa Ini adalah ajakan untuk mengubah residu pertanian perkebunan kehutanan hingga sampah menjadi sumber energi bernilai tambah yang menguntungkan semua pihak
"Semua sumber biomassa itu ada di dekat titik-titik pembangkit milik PLN Dekat sekali Potensi ini harus kita bangun menjadi sebuah ekosistem agar memberikan nilai tambah bukan hanya untuk sektor energi tetapi juga bagi masyarakat dan pelaku usaha di daerah" ungkap Hokkop
Pengembangan fasilitas hub strategis oleh PLN EPI yang direncanakan hingga tahun 2027 bertujuan untuk meningkatkan kuantitas kualitas dan keberlanjutan pasokan biomassa Melalui kemitraan strategis peluang bagi keterlibatan usaha lokal terbuka lebar
Saat ini PLN EPI telah menjalin kolaborasi dengan hampir 200 mitra pemasok di mana sekitar 80 persen di antaranya adalah Usaha Mikro Kecil dan Menengah UMKM Keterlibatan UMKM ini secara langsung menghubungkan masyarakat pedesaan dengan sumber bahan baku dan menciptakan roda ekonomi sirkular yang kuat
"Jadi ekonomi sirkularnya jalan 2,5 juta ton itu rata-rata dari kolaborasi antara mitra usaha UMKM dengan teman-teman di desa" pungkas Hokkop Ini membuktikan bahwa energi bersih bukan hanya tentang teknologi tetapi juga tentang pemberdayaan komunitas dan pembangunan ekonomi berkelanjutan dari tingkat akar rumput








Tinggalkan komentar