IHSG Cetak Rekor Tertinggi! Siapkah Investor Raih Untung Lebih Gede?

IHSG Cetak Rekor Tertinggi! Siapkah Investor Raih Untung Lebih Gede?

55 NEWS – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa yang memukau dengan mencetak rekor tertinggi (all time high) pada penutupan perdagangan Senin, 24 November 2025, di level 8.486. Para analis memprediksi tren positif ini akan berlanjut, membuka peluang bagi investor untuk meraup keuntungan lebih besar.

COLLABMEDIANET

Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, dalam risetnya optimis bahwa IHSG berpotensi menembus level 8.595 pada perdagangan hari ini. "Dengan demikian peluang untuk melanjutkan tren naik menuju 8.595 menjadi sangat besar," ujarnya, Selasa (25/11/2025).

 IHSG Cetak Rekor Tertinggi! Siapkah Investor Raih Untung Lebih Gede?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Ivan memproyeksikan level support IHSG berada di 8.429, 8.323, dan 8.255. Sementara itu, level resistance yang perlu diperhatikan adalah 8.595, 8.703, dan 8.770.

Untuk strategi investasi, Ivan merekomendasikan beberapa saham pilihan. Pada saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), ia menyarankan strategi hold atau buy on weakness di rentang harga Rp1.080 – Rp1.110 dengan target harga terdekat di Rp1.295. Investor perlu mewaspadai potensi koreksi menuju Rp1.095 jika harga turun di bawah Rp1.165.

Saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) juga masuk dalam radar rekomendasi dengan strategi serupa, hold atau buy on weakness di rentang harga Rp2.220 – Rp2.280 dengan target harga terdekat di Rp2.400. Menurut Ivan, PTBA akan menguji support Fibonacci terdekat di level Rp2.270, namun skenario koreksi wave (b) masih berlaku selama PTBA tidak turun di bawah Rp2.210.

Terakhir, Ivan juga merekomendasikan aksi buy on weakness pada saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) di rentang harga Rp1.900 – Rp1.950 dengan target harga terdekat di Rp2.380. MDKA diperkirakan akan melanjutkan fase koreksi menuju support Fibonacci Rp1.930 seiring penembusan di bawah fraktal Rp2.100. Investor disarankan untuk mencermati pergerakan harga dan memanfaatkan momentum koreksi untuk mengakumulasi saham-saham tersebut. Namun, tetap diingat untuk selalu melakukan riset mandiri dan mempertimbangkan profil risiko masing-masing sebelum mengambil keputusan investasi.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar