55tv.co.id – Pasar modal Indonesia menampilkan drama yang kontras pada penutupan perdagangan hari ini. Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG berhasil melaju kencang, sementara nilai tukar rupiah justru tertekan di hadapan dolar Amerika Serikat.

Related Post
IHSG mengukir kenaikan signifikan, melonjak 49,44 poin atau setara 0,87 persen, dan berhasil bertengger di level 5.744. Namun, kegembiraan di bursa saham tidak diikuti oleh mata uang Garuda yang harus merelakan sebagian nilainya di akhir sesi perdagangan.

Pada penutupan perdagangan Kamis, aktivitas jual beli saham cukup ramai. Tercatat 418 saham berhasil menguat, 230 saham melemah, dan 311 saham lainnya stagnan tanpa perubahan berarti. Total nilai transaksi perdagangan hari ini mencapai Rp10,9 triliun, dengan volume mencapai 19,1 miliar saham yang berpindah tangan.
Tak hanya IHSG, beberapa indeks utama lainnya juga turut menunjukkan performa positif. Indeks LQ45 naik 1,57 persen ke 565, Indeks JII melaju 0,96 persen ke 338, Indeks IDX30 menguat 1,56 persen ke 320, dan Indeks MNC36 juga tak ketinggalan dengan kenaikan 1,32 persen ke level 247.
Sektor-sektor yang bersinar di zona hijau meliputi energi, konsumer siklikal, infrastruktur, bahan baku, industri, teknologi, keuangan, properti, dan transportasi. Sebaliknya, sektor konsumer non-siklikal dan kesehatan menjadi area merah yang harus menelan pil pahit penurunan.
Beberapa saham berhasil mencuri perhatian sebagai top gainers. PT Wahana Interfood Nusantara Tbk COCO melambung 34,88 persen ke Rp232. Diikuti oleh PT Multi Medika Internasional Tbk MMIX yang meroket 25 persen ke Rp580, serta PT Trust Finance Indonesia Tbk TRUS yang juga terbang tinggi 25 persen ke Rp545.










Tinggalkan komentar