55tv.co.id – Badan Pusat Statistik BPS baru saja merilis data terkini yang mengejutkan publik terkait pergerakan harga di bulan Juli 2026. Angka inflasi tahunan tercatat meroket hingga 2,88 persen secara year on year. Kenaikan ini signifikan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu Juli 2025 yang berada di level 2,37 persen.

Related Post
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono dalam keterangannya di Jakarta pada Senin 3 Agustus 2026 menjelaskan bahwa lonjakan inflasi tahunan ini berbeda dengan inflasi tahun kalender yang mencapai 1,65 persen. Data ini menunjukkan adanya tekanan harga yang semakin kuat dalam rentang waktu satu tahun terakhir.

Meski demikian ada kabar baik dari sisi bulanan. BPS mencatat adanya deflasi sebesar 0,14 persen secara month to month pada Juli 2026. Ini berarti Indeks Harga Konsumen IHK mengalami penurunan dari 111,89 pada Juni 2026 menjadi 111,73 di bulan Juli. Fenomena deflasi bulanan ini sedikit meredam kekhawatiran akan kenaikan harga yang terlalu drastis.
Menurut Ateng kelompok makanan minuman dan tembakau menjadi penopang utama deflasi bulanan tersebut. Kelompok ini menyumbang andil deflasi sebesar 0,26 persen dengan tingkat deflasi 0,89 persen. Beberapa komoditas yang berperan besar dalam menekan harga adalah bawang merah cabai merah cabai rawit telur ayam ras dan tomat yang masing-masing memberikan andil deflasi signifikan.
Di sisi lain beberapa sektor masih menunjukkan kenaikan harga. Kelompok transportasi misalnya menyumbang andil inflasi sebesar 0,06 persen. Sementara itu sektor pendidikan juga memberikan andil inflasi sebesar 0,03 persen menunjukkan adanya peningkatan biaya di kedua area tersebut.
Berdasarkan komponennya komponen harga bergejolak mengalami deflasi 1,68 persen dengan andil deflasi 0,28 persen. Berbeda dengan komponen inti yang justru mengalami inflasi 0,14 persen dengan andil inflasi 0,09 persen. Komponen harga yang diatur pemerintah juga menunjukkan inflasi 0,25 persen dengan andil inflasi 0,05 persen. Data ini memberikan gambaran kompleks mengenai dinamika harga di tengah masyarakat.








Tinggalkan komentar