55 NEWS – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), sebagai Subholding Gas Pertamina, kembali menegaskan komitmennya dalam mengakselerasi transisi energi dan mewujudkan target Net Zero Emission (NZE) Indonesia. Langkah strategis ini diwujudkan melalui penandatanganan Joint Study Agreement (JSA) yang berfokus pada studi teknologi Carbon Capture and Storage (CCS) pada ajang IPA Convex.

Related Post
Kolaborasi krusial ini melibatkan sinergi antara PGN dengan Holding Migas PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Hulu Energi (PHE), serta PT Pupuk Indonesia (Persero). Tujuan utamanya adalah membuka jalan bagi pengembangan amonia rendah karbon (blue ammonia) di Tanah Air, sebuah komoditas energi masa depan yang menjanjikan dalam upaya dekarbonisasi industri.

Melalui JSA ini, para pihak akan melakukan kajian komprehensif yang mencakup aspek teknis, legal, ekonomi, dan komersial. Fokus utamanya adalah merancang dan membangun ekosistem CCS yang efisien dan berkelanjutan. Ini mencakup seluruh rantai pasok, mulai dari proses penangkapan emisi karbon di sumbernya, transportasi CO2 yang aman, hingga injeksi CO2 ke dalam formasi geologi bawah tanah yang stabil.
Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Hery Murahmanta, menjelaskan peran vital PGN dalam inisiatif ini. "Dalam kerja sama CCS ini, PGN mengambil peran strategis sebagai penyedia transportasi CO2. Langkah ini merupakan salah satu pilar penting dalam strategi step out PGN untuk memperluas portofolio bisnis ke ranah energi bersih dan dekarbonisasi," ujar Hery, seperti dikutip dari 55tv.co.id.
Untuk mewujudkan peran tersebut, PGN akan mengoptimalkan seluruh aset dan sumber daya yang dimiliki. Ini termasuk pemanfaatan infrastruktur gas bumi eksisting yang luas serta kapabilitas mumpuni dalam pengembangan jaringan pipa. Salah satu strategi inovatif yang dikedepankan adalah penggunaan right of way (ROW) jalur pipa gas bumi yang telah ada, dialihfungsikan atau diintegrasikan untuk pengembangan jaringan transportasi CO2, menciptakan sinergi yang efisien dan mengurangi kebutuhan investasi baru yang masif.
Inisiatif ini tidak hanya menegaskan posisi PGN sebagai pemain kunci dalam transisi energi, tetapi juga menempatkan Indonesia selangkah lebih maju dalam peta jalan dekarbonisasi global, membuka peluang investasi dan pertumbuhan ekonomi hijau di masa depan.
Editor: Akbar soaks




Tinggalkan komentar