Jutaan Hektare Sawit Dikuasai Koperasi

Jutaan Hektare Sawit Dikuasai Koperasi

55tv.co.id – Ribuan koperasi perkebunan di seluruh Indonesia kini bersiap mengambil peran sentral dalam mengelola jutaan hektare lahan kelapa sawit sitaan negara. Langkah strategis ini digadang-gadang bakal menjadi kunci peningkatan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat kemandirian industri sawit nasional.

COLLABMEDIANET

Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono pada Selasa 11 Agustus 2026 menegaskan percepatan pengolahan hilir sawit yang digerakkan koperasi memerlukan sinergi dari berbagai elemen. Terutama dukungan dari PT Agrinas Palma Nusantara yang mendapat amanat pemerintah untuk menggarap lahan sawit hasil penertiban Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).

Jutaan Hektare Sawit Dikuasai Koperasi
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Ferry menjelaskan Presiden Prabowo Subianto memiliki visi jelas. Beliau menginginkan agar pengelolaan lahan yang telah diambil alih Satgas PKH dan dipercayakan kepada Agrinas Palma dapat merangkul masyarakat luas termasuk anggota koperasi yang merupakan para petani sawit.

Oleh karena itu Kementerian Koperasi dan UKM mendorong koperasi-koperasi aktif di sektor perkebunan sawit untuk mengambil peran lebih besar. Mereka diharapkan mampu mengokohkan mata rantai pasok industri sawit dari hulu hingga hilir.

Visi besar tersebut meliputi kemampuan koperasi untuk membangun fasilitas produksi minyak sawit mentah (CPO) secara mandiri. Dengan demikian kebutuhan minyak goreng dan produk turunannya dapat dipenuhi sepenuhnya oleh koperasi tanpa bergantung pihak lain.

Menteri Ferry juga menyoroti pentingnya instrumen dan strategi baru guna mendongkrak produktivitas perkebunan rakyat. Salah satu pendekatan utama adalah menyatukan para petani sawit dalam sebuah entitas bisnis koperasi yang kuat.

Ada dua skema utama yang dapat ditempuh untuk mewujudkan pengolahan hilir kelapa sawit berbasis koperasi. Pertama memperkuat koperasi yang sudah ada dan beroperasi. Kedua mengonsolidasikan koperasi-koperasi primer melalui pembentukan badan usaha yang lebih besar dan terstruktur.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar