55tv.co.id – Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional Bapanas kembali mengumumkan kabar gembira terkait penyaluran bantuan pangan berupa beras 10 kilogram. Program strategis ini dijadwalkan bergulir mulai Juli hingga September 2026 menyasar sekitar 33,2 juta keluarga penerima manfaat KPM di seluruh Indonesia. Langkah ini diharapkan menjadi peredam efektif gejolak harga beras di pasaran.

Related Post
Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan SPHP Bapanas Maino Dwi Hartono menyampaikan bahwa ini adalah berita baik bagi masyarakat. "Nanti di bulan Juli Agustus September selama tiga bulan akan ada bantuan pangan tahap kedua" ujarnya di Jakarta pada Selasa 14 Juli 2026. Ia menambahkan bahwa sekitar 33 juta keluarga akan menerima bantuan beras 10 kilogram tersebut.

Dengan distribusi bantuan beras ini pemerintah berharap dapat menjaga stabilitas harga komoditas pokok tersebut di tingkat konsumen. Program ini dinilai krusial untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan beras bagi jutaan rumah tangga terutama saat terjadi fluktuasi harga.
Maino juga memaparkan capaian realisasi beras SPHP tahun 2026 yang telah melampaui 55 persen dari target. Bapanas menargetkan penyaluran sekitar 828 ribu ton beras SPHP kepada masyarakat sepanjang tahun ini. "Sampai hari ini realisasi kita sudah mencapai lebih dari 55 persen artinya kalau sekarang sudah di tengah tahun ini on the track" tegasnya memastikan program berjalan sesuai rencana.










Tinggalkan komentar