55 NEWS – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan inisiatif strategis Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menghemat anggaran negara. Langkah efisiensi yang tengah dirancang ini berpotensi memangkas pengeluaran hingga Rp40 triliun setiap tahun, utamanya melalui penyesuaian frekuensi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari enam menjadi lima kali seminggu. Demikian dilaporkan oleh 55tv.co.id.

Related Post
Purbaya menjelaskan bahwa usulan penghematan ini bukan datang dari kementeriannya, melainkan murni inisiatif dari BGN setelah melakukan evaluasi mendalam terhadap implementasi program MBG. Berdasarkan perhitungan awal BGN, pengurangan satu hari penyaluran makanan dalam seminggu tersebut diperkirakan mampu menciptakan penghematan anggaran yang substansial.

"Jadi ada efisiensi juga dari MBG. Ada pengurangan cukup banyak, hitungan kasar pertama mereka bilang Rp40 triliun, tapi bisa lebih. Bukan saya yang memotong, ya, memang mereka melakukan sendiri karena BGN menilai masih ada ruang efisiensi dengan kondisi saat ini," terang Purbaya di kantornya, Jakarta Pusat, seperti dikutip 55tv.co.id.
Meskipun detail teknis terkait implementasi perubahan ini masih menunggu pengumuman resmi dari Ketua BGN, Purbaya optimistis bahwa langkah efisiensi ini akan secara signifikan memperkuat ketahanan fiskal pemerintah. Dalam konteks pengelolaan keuangan negara, penghematan sebesar Rp40 triliun per tahun merupakan angka yang tidak kecil dan dapat dialokasikan untuk sektor prioritas lainnya atau sebagai bantalan fiskal di tengah dinamika ekonomi global.
"Dengan efisiensi ini saja, bantalan fiskal kita masih cukup kuat," imbuhnya, menegaskan komitmen pemerintah terhadap pengelolaan anggaran yang prudent dan berkelanjutan. Inisiatif ini menandai upaya berkelanjutan pemerintah untuk memastikan efektivitas dan efisiensi dalam setiap program belanja negara, sembari tetap menjaga kualitas dan tujuan utama dari program-program sosial.
Editor: Akbar soaks




Tinggalkan komentar