Logistik Energi Lewat Kereta Api Melonjak Tajam

Logistik Energi Lewat Kereta Api Melonjak Tajam

55tv.co.id – Sektor logistik energi nasional menunjukkan tren positif yang signifikan sepanjang tahun 2026. Berdasarkan data terbaru, volume angkutan Bahan Bakar Minyak (BBM) serta Bahan Bakar Khusus (BBK) melalui jalur kereta api mencatatkan kenaikan yang cukup impresif. Hingga periode Agustus 2026, total volume angkutan tersebut telah menyentuh angka 2,1 juta ton.

COLLABMEDIANET

Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 5 persen jika dibandingkan dengan capaian pada periode yang sama di tahun sebelumnya, yakni 2025, yang tercatat berada di angka sekitar 2 juta ton. Lonjakan ini menjadi sinyal kuat bahwa ketergantungan industri terhadap moda transportasi kereta api untuk distribusi energi nasional semakin meningkat.

Logistik Energi Lewat Kereta Api Melonjak Tajam
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Tidak hanya pada volume angkutan utama, performa layanan pendukung juga menunjukkan grafik yang menggembirakan. Memasuki semester kedua tahun 2026, layanan pra dan purna angkutan BBM serta BBK mengalami pertumbuhan yang lebih masif, yakni melampaui 10 persen jika dibandingkan dengan rata-rata kinerja pada semester pertama tahun yang sama.

VP of Commercial KAI Logistik, Ferdian Pardosi, menjelaskan bahwa tren kenaikan ini merupakan indikator bahwa kebutuhan akan layanan penunjang logistik energi di Indonesia masih sangat terjaga dan stabil. Menurutnya, integrasi antara pengangkutan dan layanan pendukung menjadi kunci utama dalam menjaga kelancaran distribusi energi.

"Pertumbuhan kinerja layanan pra dan purna BBM/BBK menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap layanan penunjang logistik energi terus terjaga. Bagi kami, layanan pra dan purna bukan sekadar aktivitas pendukung tambahan, melainkan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keseluruhan rantai pasok energi," ujar Ferdian dalam keterangannya.

Layanan pra dan purna ini sebenarnya merupakan strategi perusahaan untuk memberikan nilai tambah bagi pelanggan. Layanan ini mulai diimplementasikan secara serius sejak tahun 2020 guna memastikan keamanan dan kualitas distribusi energi tetap terjaga dari hulu ke hilir.

Ruang lingkup layanan yang mencakup aspek teknis ini sangat luas, mulai dari proses bongkar muat barang, pemeliharaan serta perawatan ketel secara berkala, hingga proses pencucian dan kalibrasi ketel untuk memastikan standar keamanan terpenuhi. Selain itu, layanan ini juga mencakup proses pemuatan, pembongkaran, hingga penanganan klaim susut yang sangat krusial dalam menjaga akurasi volume bahan bakar yang didistribusikan.

Dengan meningkatnya volume angkutan dan kualitas layanan pendukung, penggunaan kereta api dalam distribusi BBM dan BBK diharapkan dapat terus menjadi tulang punggung logistik energi nasional yang efisien, aman, dan berkelanjutan di masa mendatang. Hal ini juga sejalan dengan upaya optimalisasi moda transportasi massal untuk mendukung ketahanan energi nasional.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar