Manajer Koperasi Desa Pejuang Tunggal Warga

Manajer Koperasi Desa Pejuang Tunggal Warga

55tv.co.id – Para manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih KDKMP mengemban tugas maha penting sebagai ujung tombak penggerak ekonomi lokal. Mereka dituntut menjadi "pejuang tunggal" yang mampu membaca denyut nadi desa serta memahami kebutuhan mendesak masyarakat, demi merumuskan strategi bisnis koperasi yang benar-benar bermanfaat.

COLLABMEDIANET

Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kementerian Koperasi Destry Anna Sari menegaskan, kesuksesan KDKMP tidak semata-mata bergantung pada besarnya modal. Lebih dari itu, kecerdasan manajer dalam mengidentifikasi potensi daerah, merancang strategi jitu, dan mengambil keputusan krusial menjadi penentu utama. Destry menekankan pentingnya jejaring dan komunikasi aktif dengan kepala desa serta seluruh elemen masyarakat untuk menggali kondisi riil wilayah.

Manajer Koperasi Desa Pejuang Tunggal Warga
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Menurut Destry, koperasi sejatinya adalah entitas bisnis berbasis komunitas. Oleh karena itu, model usaha yang dijalankan haruslah berakar kuat dari aspirasi dan kebutuhan warga. Manajer tidak cukup hanya menguasai teori bisnis koperasi, namun wajib mampu mengimplementasikannya secara nyata agar memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat pedesaan.

Dalam sebuah pelatihan di Makassar yang diikuti 189 calon manajer KDKMP, bagian dari 451 kelas serentak di berbagai daerah, Pendiri The Local Enablers Dwi Purnomo turut menyoroti esensi kepemimpinan dan kemampuan membangun jaringan. Dwi menekankan bahwa manajer KDKMP harus aktif menjalin kolaborasi, baik dengan sesama pengelola koperasi, masyarakat, maupun berbagai pihak eksternal desa. Sinergi ini krusial untuk memperkuat ekosistem usaha koperasi secara menyeluruh.

Dwi juga mengingatkan agar setiap koperasi fokus menciptakan produk dan layanan yang benar-benar menjadi solusi bagi masyarakat. Produk sehebat apa pun, jika tidak menjawab persoalan atau memberikan nilai tambah, tidak akan memiliki arti. Manajer harus berpikir layaknya pemecah masalah, bukan sekadar produsen barang.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar